Curigai Gerakan Koin Peduli Prita?

8 12 2009

Sudah banyak yang ditulis tentang gerakan Peduli Ibu Prita yang luar biasa berhasil menggerakkan rakyat. Saya hanya agak terganggu pada sebuah berita di salah satu media yang berjudul “Angelina Sondakh Curigai Gerakan Kumpulkan Koin untuk Prita“. Ya ini bisa jadi perdebatan sih, namun inilah pendapat saya.

Setahu saya dalam jurnalistik kita harus membedakan antara fakta dan opini. Nah paragraf pertama berita ini saja sudah terkesan beropini dengan mengatakan bahwa di saat semua orang menunjukkan solidaritasnya, Angelina malah mencurigai gerakan itu. Dimana mencurigainya? Read the rest of this entry »





Andai Kamu Orang Indonesia

21 05 2009

* Sebuah tanggapan untuk iklan di halaman 5 Kompas Rabu, 20/05/09.

Andai Kamu Orang Indonesia

Maka pedulilah pada nasib negeri ini, 101 tahun lalu, sekarang, atau bahkan seribu tahun lagi.

Andai kamu orang Indonesia, maka pedulilah dengan semua yang kaulihat di seluruh negeri ini, bukan cuma di jantungnya, apalagi hanya sebuah tempat yang kalian sebut Shopping Town. Apalah artinya semua barisan mahakarya di Jalan MH Thamrin itu kalau rakyat masih banyak yang sengsara. Read the rest of this entry »





“Bapak Siap, Saya Engga”

18 11 2007

bapaksiap1.jpg“Jadi Pengusaha Kaya? Harus Siap Miskin”. Begitu judul kolom opini di majalah gratisan “Info Kawasan” yang mengaku media komunikasi bulanan kawasan Bojong Kulur, Cikeas, Cibubur dan Jati Asih. Majalah itu saya pinjam dari si mamang tukang dagang di kedai Bakso Koboi di seberang Pasar Pocong, Villa Nusa Indah, sebagai pengisi waktu menunggu pesanan terhidang.

Yang pertama menarik perhatian saya bukan artikel tersebut, tapi justru sebuah tulisan tangan yang di coret dengan pulpen hitam persis di sebelah judul yang tercetak tebal. Read the rest of this entry »





Bandot Tua, Jakarta Post dan Indonesiaku Yang Malang

2 05 2007

Membaca artikel di Jakarta Post edisi 29 April 2007 lalu, ada rasa geram tak terkira, berbalut kesedihan mendalam. Artikel itu bercerita tentang seorang kakek pensiunan pilot asal Inggris berusia 72 tahun bernama Sheldon Archer. Si kakek ini punya istri bernama Mbak Yuyun yang umurnya 23 tahun. Perbedaan umur buat saya bukan masalah. Pernikahan pria bule dengan perempuan Indonesia juga bukan soal buat saya. Tapi, kata-katanya si kakek dalam wawancara dengan Jakarta Post itulah yang bikin saya marah besar sekaligus sedih betul. Read the rest of this entry »