Presiden “Go Blog”

29 10 2009

Maaf! Tidak ada maksud subversif apalagi menghina sosok kepala negara dari judul di atas. Sumpah! Itu hanya untuk memancing perhatian saja. Maklum kan para pejabat kita belakangan ini sibuk sekali sehingga mungkin diperlukan sesuatu yang agak kontroversial untuk memancing perhatian mereka terhadap apa yang ingin saya sampaikan ini, yaitu -bisa ditebak dong- soal blogging.

Jadi begini saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Rasa-rasanya hare genee sudah banyak orang yang tahu apa itu blog. Bahkan banyak pejabat kita yang sejak lama juga punya blog dengan tampilan apik, padat informasi, rajin diperbaharui dan banyak pula komentarnya. Sejak masuk istana 5 tahun lalu, Pak Beye juga sudah punya “blog” di www.presidensby.info. Saya masih harus menggunakan tanda kutip di kata blog, karena kelihatan sekali situs itu masih ‘malu-malu’ untuk disebut blog padahal secara teknis sudah mengandung unsur-unsur yang sudah pantas disebut blog.

Jadi apa yang sebenarnya kita harapkan dari blog para petinggi negeri ini? Teori-teori blogging yang sudah ditularkan para pakar blogging dalam berbagai kesempatan workshop ini itu di seantero nusantara rasanya sudah lebih dari cukup. Tapi perkenankan saya menyoroti satu aspek saja yang rasanya masih kurang dari blog para pejabat kita. yaitu sentuhan pribadi pemilik blognya.

Sampeyan gendeng opo? Wong ngurusi negara aja udah repot, lha ini lagi disuruh nulis blog sendiri. Apa kurangnya tim yang ngurusi blog.. eh situs saya itu?” Mungkin Pak Beye akan bilang begitu. Mungkin.. Mungkin juga saya ge er, tapi kenapa tidak mungkin?

Tapi begini penjelasan saya –kalau ditanya Pak Beye-. Tanpa harus ngeblog, kita juga sudah tahu kok apa saja yang dilakukan presiden kita itu. Tapi ada satu hal penting yang selama ini jarang ditonjolkan, yaitu sisi pribadi beliau, sisi beliau sebagai seorang manusia biasa seperti kita yang mungkin juga makan nasi, sayur lodeh, tempe goreng atau ikan asin. Beliau lebih sering ditampilkan sebagai sosok yang kaku, menakutkan dan membuatnya terasa jauuuuh sekali. Lupa ya pak waktu kampanye dulu pernah menyanyikan lagunya Jamrud di Akademi Fantasi Indosiar dengan jaket kulit yang bikin ibu-ibu menjerit-jerit. Mana sisi itu sekarang?

Saya tidak mau dan tidak bisa mewakili suara para blogger di Indonesia, tapi yang ingin saya lihat dari blog seorang presiden dan juga para pembantunya adalah sisi manusia mereka. Pokoknya tentang mereka sebagai manusia biasa seperti saya dan anda, meskipun kebetulan saja mereka duduk di singgasana. Itupun karena kita yang mendudukkan mereka di sana, bukan?

Ada contoh menarik dari negeri tetangga. Semasa berkuasa dulu, Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi, misalnya setiap minggu menulis satu artikel yang bisa dilanggani oleh rakyatnya via email. Biasanya beliau cerita tentang kegiatannya, kebijakan-kebijakannya dan pandangannya tentang suatu isu. Tapi yang menarik adalah karena beliau suka sekali menyelipkan sentuhan pribadi berupa komentar-komentar kecil tentang musim, tentang kesukannya pada baseball, bahkan pernah beliau memperkenalkan seorang polisi asal Indonesia yang tengah belajar di Jepang tentang cara pengaturan lalu lintas sembari tetap serius membahas soal sistem lalu lintas di negaranya.

Contoh lain adalah Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad yang pernah berjanji untuk menyempatkan diri menulis selama 15 menit setiap minggu untuk menulis blog pribadinya, meskipun sejak pemilu terakhir, dia belum ngeblog lagi. Tulisannya serius, tapi tetap santai dan ditulis dengan gaya yang sangat personal tanpa harus menghilangkan wibawanya sebagai pemimpin negara. Di halaman utamanya blognya juga ditampilkan komentar-komentar pengunjung blognya dari berbagai negara, mulai dari yang memuji sampai yang memaki.

Oke. Bisa jadi semua itu juga dibuat oleh staf humas kepresidenan atas namanya. Bisa jadi! Tapi buat saya, itu justru menunjukkan bahwa para staf humas mereka telah menjalankan tugasnya dengan baik untuk mencitrakan atasannya di mata rakyat! Bukan mencitrakan seorang pemimpin maha besar yang susah dijangkau, tapi seorang manusia seperti saya dan anda. Itu buat saya salah satu kegunaan praktis sebuah blog. Di luar itu sih tinggal baca koran saja.

Bayangkan kalau Pak Beye menyempatkan diri untuk secara pribadi mencurahkan isi hatinya di blog. Bisa seminggu sekali seperti Koizumi-san dan Tuan Ahmadinejad atau seenak udelnya sendiri seperti Opa Fidel Castro. Masak sih tidak ada waktu? Masak sih harus menunggu pensiun? Wong menulis lagu saja bisa beralbum-album.

Sama seperti kita penasaran dengan kehidupan para artis, kita kan juga mau tahu sisi lain seorang presiden. Siapa tahu itu justru membuat kita lebih berempati pada tugas seorang presiden, atau malah bisa dipakai untuk juga menyebarkan kebijakan-kebijakan kepada kita, rakyat dengan cara yang lebih mudah dipahami ketimbang menggunakan bahasa-bahasa tinggi itu.

Jangankan presiden. Seorang menteri seperti Pak Tiffatul Sembiring yang aktif ber twitter saja buat saya menarik karena dia menulis dengan gaya yang personal, lengkap dengan ciri khasnya, pantun! Anak muda sekarang mungkin akan bilang “Pak Tif gaul geto looh”🙂

Ayo dong Pak Beye.. Kapan mau ikut “go blog”.. ehm.. maksud saya ikut nge blog?

Permisi..

Di posting pertama kali di Kompasiana.

Rane/ JaF


Actions

Information

12 responses

1 11 2009
hasbi

bener banget pak…Rakyat akan lebih mencintai presidennya kalau merasa dekat dengannya..Apalagi kalau blog miliknya lebih mencerminkan dirinya sebagai manusia biasa yang tidak kaku dan formal…sehingga rakyat akan lebih mengenal bahkan sukur2 bisa paham dengan kebijakan2 yang diambilnya..

5 11 2009
Jual Parfum

Blog nya yg nulis siapa?

14 11 2009
Wempi

apa itu blog?

13 07 2010
Fauzan

ah, mas Wempi ini bisa aja.

18 11 2009
Paw

bener juga.. asal tanggapan rakyat jangan belum-belum skeptis, apalagi negatif.. Paling baik aklau dijelaskan dari awal bagaimana keadaan dan kesibukan bapak presiden, lalu dikatakan bahwa ini adalah blog dia dengan bantuan staff.. jadi tidak ada yang sampai berpikir pak Beye meninggalkan kesibukannya (apalagi dengan adanya urusan “kecil” sama negara tetangga yang cukup rewel)..

23 11 2009
kang aips

lagi gali sumur bang ?? Daleuuuummmmmm bhanget tuch 😀

1 12 2009
video fitness

Haha…dari judulnya aja gw udah ngakak…
nice article

10 12 2009
itan

hahah seru tuh… presiden juga manusia… setuju… di pasti punya hal hal kecil yang gak bisa di ungkapkan nya dengan pidato pidatonya…

jadi emang prlu punga blog, FB, twitter………

like dizzz bgt…

12 01 2010
Belajar edit foto

Kalo mau mancing di kolam mas…wuakwkwka…
Tapi Artikel ini bagus, sudah memancing perhatian sy, sehingga sy jauh-jauh datang kemari hanya untuk membaca (dari Pematangsiantar lho mas), penasaran gitu…oOoo..ruuuupanya beritanya seperti ini…hehehe…Mantab !!!

29 05 2010
Fadhli

yang aktif blog juga bagus. tp yang tidak aktif belum tentu tidak bagus. tapi emang dengan peningkatan pengguna internet diindonesia saat ini, ada baiknya memamfaatkan internet untuk berkomunikasi..hidup indonesia

27 02 2011
Arashi Kensho

si BeYe emang guo blog mas.? Kredibel muka tebel.

12 08 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: