Pilihan Baju (Calon) Presiden

9 01 2009

Ada yang menarik ketika baru-baru ini seorang Yuddy Chrisnandi yang calon presiden itu ujug-ujug menulis di status facebooknya begini:

“Yuddy Meminta saran para sahabat, jenis pakaian apa yang disukai saat tampil dalam konvensi Capres yg bertempat di Kampus pada pagi hingga sore hari?10jan di Yogja.”

Menariknya, dari sekian puluh orang yang meninggalkan pesan, banyak yang menyarankan agar Pak Capres kita ini bergaya casual.. santai.. Mulai dari yang menyarankan pakai batik sampai celana jins dan kemeja yang digulung sesiku, malah ada yang menyarankan pakai celana tiga perempat, sepatu kets dan rambut yang dijambul.  

Harus diakui, penampilan masih penting, meskipun Tukul pernah bilang “don jadge de book en prom de kaper“. Dan di era dimana perlawanan terhadap status quo tengah marak, jadilah penampilan casual ini sebagai simbol perlawanan.

Lihat saja contoh sukses ala Paman Obama yang menurut pengamatan seorang pakar mode di Amerika sana, benar-benar mewakili pembaruan. Tidak seperti pejabat Amerika lainnya, dia tidak pernah menggunakan pin bendera Amerika di jasnya ataupuun simbol-simbol patriotisme lainnya semasa kampanye. Baju standarnya adalah jas dan kemeja tanpa dasi, atau kemeja putih saja yang digulung sesiku dengan blackberry tergantung di ikat pinggangnya. Baru-baru ini dia malah difoto tengah telanjang dada di pantai di Hawaii yang bikin kawan-kawan cewek saya menjerit-jerit bak melihat Justin Timberlake.  

Tapi yang terpenting menurut saya bukanlah gaya casualnya melainkan pesan yang dibawa dari kecenderungan baru ini. Pesan itu bukan sekedar soal calon muda yang harus menendang tongkat para pemimpin uzur yang masih merasa jumawa, tapi lebih dari itu pesan yang dibawa adalah perubahan! Orang bosan dengan keadaan sekarang yang tidak membawa perubahan padahal katanya sudah 10 tahun lebih kita memasuki era reformasi, globalisasi, modernisasi dan segala “si” lain yang sudah basi. Orang bosan dengan sosok-sosok pejabat bersafari, berjas, berdasi, jangan lupa pin kuning kecil di kerah, mengepit tas hitam kecil gaya supir metromini, dengan sepatu kulit yang saking licinnya bisa bikin semut kepeleset, plus menenteng hape model batu bata terbaru yang tak bosan berdering. Dulu.. dulu semua gaya  itu adalah simbol kekayaan dan kekuasaan. Tapi di era sekarang semua itu justru menjadi simbol status quo yang korup, rakus, sombong, serakah, munafik, egois, kampungan… (silahkan teruskan sendiri..). 

Jadi silahken kalau Kang Yuddy mau pakai baju celana sedengkul dan rambut berjambul. Malah boleh-boleh saja Bu Mega pakai tank-top merah bergambar Britney Spears lagi baik kerbau, Pak Prabowo pakai  jaket lusuh dan topi pet ala Che Guevara berlambang kepala garuda dan  Pak Wiranto pakai celana dan baju basket ala NBA diiringi para cheerleaders dengan rok mini. Malah Pak SBY sudah mendahului saat kampanye 5 tahun lalu sewaktu ia memakai jins serta jaket kulit  dan menyanyikan lagu rock di pentas Akademi Fantasi Indosiar yang bikin seisi rumah saya teriak-teriak histeris. Silahkan!!

Tapi janganlah lupa pada pesan utama yang harusnya menjadi fokus kampanye para capres sekarang: PERUBAHAN!

Kalau cuma sekedar buat gaya saja, penampilan kawan saya di bawah ini jauh lebih gaya, bukan?

..

..

..

 


Actions

Information

10 responses

9 01 2009
M4nk

Ah..tersindir… *eh saya pejabat bukan ya? ;-)*
Perubahan,ya itu yang kita butuhkan.. *ke arah yg lebih baik tentu saja,bukan sebaliknya*

10 01 2009
Dony Alfan

Itulah jadinya kalo ‘kemasan’ lebih penting daripada ‘isi’

12 01 2009
Lowongan CPNS

Mampir mapir eh masuk sini
Duh duh ane bingung nih mo ngomong apa ya bang, maju terus blogger Indonesia

14 01 2009
indahjuli

hahahahha, kacamata cengdem. Seceng adem tuh.
Betul tuh Pak, perubahan.
Karena yang didambakan itu adalah perubahan, bukan yang begini-begini saja.

15 01 2009
Suwahadi

Benar. Orang2 sudah pada bosan dengan gaya itu-itu saja.
Eh, coba berdandan necis bak para personil The Changcuters. Pasti keren tuh… 😀

20 01 2009
Aby

jadi teringat gus dur yang meninggalkan istana presiden saat mengundurkan diri…pake celana pendek

11 02 2009
pututik

Malam pak, lama sudah saya tak sua online. Semoga sehat selalu, itu saja dari saya. Semoga pemimpin kita cerdas dan amanah, tidak lebih rendah dari monyèt

12 02 2009
w4onecom

yoi bgt tuh obama,,

selain otak nya emang udah cerdas,.
style nya juga ok bgt,,
apalagi gaya nya dengan kemeja polos digulung sesiku..
mgkn bisa dibilang presiden paling fashionable..
huehuehuehuheue,,

selain otak yg cerdas…kyk nya indonesia juga butuh yg nama nya “stylist kepresidenan”
ckckkcckc..

5 03 2012
ptc

hi, nice post.I have been pondering this topic,so thanks for sharing.
i’ll probably be coming back to your blog.Keep up great writing…..

20 03 2012
watch simpsons

I do appreciate your post.Thank you for sharing, very useful, will continue to focus on your article!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: