Lentera Jiwa?

14 09 2008

Sebuah Catatan Semi Curhat🙂

Berawal dari ditutupnya tempat kerja saya selama 9 tahun terakhir, lantas menemukan sebuah artikel di blognya Mas Alex, yang bersumber dari tulisannya Mas Andy Noya, lalu membawa saya ke lagu barunya Nugie Nugraha, disana ketemu dengan pidatonya Steve Jobs di tahun 2005, disambung lagi dengan chatting dengan beberapa kawan baik di Facebook dan Yahoo! Messenger..

…semuanya ternyata menjelma titik-titik yang akhirnya saling menyambung membentuk sebuah gambaran jelas yang lebih tepat merupakan pertanyaan yang hingga kini terus menggelitik:

“Sudahkah anda menemukan pilihan hidup anda? Your passion in life? Atau kalau meminjam istilah dari lagunya Nugie, sudahkan anda menemukan Lentera Jiwa anda? “

Hmm.. emang penting ya? Jujur itu pertanyaan pertama yang muncul pada diri saya.

Saya merasa hidup saya selama ini hanya mengikuti arus semata. Dari kecil mau jadi ahli fisika atau astronomer terkenal. Di SMA kepincut sama teknologi dan  ngebet belajar ilmu komputer, eh malah diterima di Ilmu Kom-unikasi hehe.. Ya wis.. di tengah jalan berbeloklah cita-cita mau jadi dosen dengan niat luhur menyumbang sesuatu bagi perbaikan SDM di negeri ini, lha ndilalah mentok ke dunia radio dan jurnalistik. Tidak ada yang direncanakan, tidak ada yang di harapkan. Semua berjalan begitu saja.. Going where the wind blows, kata judul lagu Mr. Big,

Tapi justru lagu si Tuan Besar yang beberapa bulan ini setia ngendon di MP3 player saya itulah yang lama-lama mulai menggoda.

Am I strong enough to walk on water
Smart enough to come in out of the rain
Or am I a fool going where the wind blows

(Going Where The Wind Blows, Mr. Big, Deep Cuts Album, 2000)

Menjelang masuk tahun ke 9 di radio negeri tetangga, dan 15 tahun di dunia radio secara keseluruhan, kebosanan hebat melanda. Pekerjaan yang sudah saya anggap hobi itu tiba-tiba terasa tidak lagi berkembang. Mandeg, mentok, kejedot tembok hehe.. Mulailah saya lirak lirik ke sana kemari mencari kesempatan untuk walk on water dan come out of the rain hehehe.

Untuk pertama kalinya dalam hidup, akhirnya saya mulai mempertanyakan apakah saya sudah menemukan lentera jiwa itu? Jawabannya: bingung! hahaha

Berbeda dengan Bara anak diplomat senior yang lulusan HI dan malah kepincut dunia masak memasak, atau Wahyu yang sudah punya sekolah disain sendiri padahal orang tuanya ingin dia jadi dokter, atau Mas Andy Noya yang meninggalkan posisi maknyus di Metro TV untuk mengejar mimpinya, atau malah juga Mas Budi Putra yang juga meninggalkan karier bagus di Tempo untuk jadi blogger full time, saya malah masih terus mencari passion itu.. Masih mencari lentera jiwa itu..

Saya menemukan diri ini dengan banyak obsesi. Ingin mendalami dunia New Media yang luar biasa menarik, ingin kembali ke dunia akademis, ingin menjadi penulis, penyair, musisi, tapi juga masih sangat cinta dengan dunia radio siaran.

Dalam hati saya tersindir sekali dengan kutipan dari Encik Steve Jobs yang mengatakan:

“Your time is limited, so don’t waste it by living someone else’s life”

Mungkinkah saya sedang menjalani hidup yang bukan milik saya tapi milik orang lain? 

Atau mungkin juga saya sedang bosan saja atau tengah menjalani hal terburuk dalam dunia yang tengah saya geluti sekarang ini, dunia radio siaran. Mungkin saja. Dan karena itulah saya agak terhibur dengan ucapan tuan James E. Rohn:

“The worst days of those who enjoy what they do, are better than the best days of those who don’t”

Atau mungkin saya lagi terpengaruh saja dengan segala urusan lentera jiwa ini, sampai akhirnya lupa untuk berkonsentrasi pada apa yang saya jalani hehehehe…

Oke, ada baiknya saya kembali fokus (baca: usaha), bukan mengikuti arah angin semata, tapi mengikuti kata hati yang konon kabarnya tidak pernah berdusta itu, seperti lirik lagunya Nugie:

Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku

Bagaimana dengan anda, kawan? Sudahkah anda menemukan Lentera Jiwa anda?

Mari berbagi cerita. Bisa di blog anda sendiri, atau juga di kotak komentar di bawah tulisan ini, atau sekedar dalam pikiran anda sendiri..🙂

Selamat meneruskan ibadah puasa..
JaF


Actions

Information

17 responses

14 09 2008
aLex wawo

pilihan hidup=passion in life=lentera jiwa.
pilihan hidup = tiap hari hidup menyodorkan pilihan untuk di pilih
passion in life = kerinduan terbesar dalam hidup, impian kita apa ya?
lentera jiwa = penerang bagi jiwa….
hehe…

sudahkah menemukan lentera jiwa? mungkin sudah, cuman lenteranya belum di nyalain, atau sinarnya masih redup.. jadi blom cukup terang untuk nunjukin jalan… mungkin apinya perlu diperbesar asal jangan kebesaran biar gak kebakaran…

kalopun udah ketemu dan sinarnya cukup terang, perlu dijaga biar tetap terus terang terus seperti lampu phillips…

kok malah jadi kasih komen perumpamaan sih, anyway itulah yang terlintas…hehe…

14 09 2008
Ollie

Alhamdulillah saya sudah menemukan lentera jiwa…

14 09 2008
Lentera Jiwa | Ollie's Blog :: Read. Write. Blog.

[…] baca postingannya Mas Rane dan lanjut baca blog-nya Andy Noya, jadi tertarik juga untuk membahas masalah Lentera Jiwa. Kalo […]

14 09 2008
Fairuz Azzahra

Saya… mungkin sudah… mungkin belum… mungkin masih memilih lentera mana yang akan dinyalakan paling terang, berhubung begitu banyak yang ingin dilakukan, he he he :p

14 09 2008
Alex Santosa

kalau menurut saya sih, baru-baru ini ada yang mindahin ‘cheese’ nya mas Rane…kalau saya sendiri masih ‘ngoyo-woro (=mengada-ada)’ meyalakan lentera saya hehehe…

14 09 2008
tuteh

Walah Pak… ampe sekarang belom nemu lentera jiwa saya nih…😦 padahal usia udah menua bangke hehehe… beruntunglah mereka2 yang udah menemukan dan setulus hati lah menjalaninya…🙂

14 09 2008
endangpurwani

chat dong, pak….pak, dong chat….c’mon..

15 09 2008
MaIDeN

ora usah angel angel mas.
Seng penting kalo dah hepi karo kerjoan artine kowe wis nemu lentera jiwo iku. Kerjoan opo seng bikin hepi? Biasane hobi seng didadi in kerjoan😀

Hobi macul, kerjo nek sawah … nah cocok iku
Hobi mangan, kerjolah nek restoran
Hobi dolan-dolanan, kerjolah nek pramuwisata

Hobi ngomong bahasa jowo, wuenak’e jadi apa rek?

15 09 2008
amriltg

Wah..Thanks atas tulisannya yang sangat menyentuh, pak.

Terus terang, saya baru dalam taraf hampir menemukan lentera jiwa saya. Sekarang masih terus berusaha untuk mencapai mimpi itu..

15 09 2008
Cm4nk

Inspiring…memacu saya untuk semangat lagi dengan perubahan..
@Maiden :
Jadi dalang….😉

15 09 2008
bangsari

saya mulai merasakan, kambing adalah lentera hidup saya.

maksudnya, sepertinya sudah saatnya saya bekerja untuk mereka yang lebih membutuhkan. anak-anak kampung yang tak bisa kemana-mana karena struktural. mereka yang tak pengin maju karena tak tahu maju itu seperti apa.

17 09 2008
Donny Reza

Waduh, si om aja yang udah ‘tua’ masih begitu… apalagi saya om, masih super bingung… mau kemana sih sebenernya? :))

18 09 2008
Imong

Tulisan yang menarik, saya sendiri nempelin kopian dari Who Moved My Cheese di PC, tapi so far belum nemu yang namanya Lentera Jiwa…..so many choice hehehe….

7 10 2008
bintangsatria

Cie cie cie…… dalam banget merenungnya mas jaf. Kayaknya kita lagi dalam situasi yang sama nih. Beberapa bulan ini saya juga lagi mengevaluasi jalan hidup yang sedang dilakoni. Rasanya memang ada yang belum klop dengan irama bathin. Dan setelah satu bulan memikirkannya (kebetulan pas Ramadhan), saya pun bertekad secara bertahap melawan angin yang berhembus. Terkadang untuk bisa mencapai tempat yang lebih tinggi kita memang harus berlawanan dengan arah angin, contohnya layangan. Saat benang kita tarik melawan angin, dia akan terbang semakin tinggi. Saya yakin, tak ada yang lebih menyenangkan jika bisa hidup mengikuti irama bathin.

Minal Aidin Wal faizin
Mohon maaf lahir dan bathin

24 10 2008
nova

mungkin agak telat sy baca entry ini, tp kalo masalah lentera jiwa udah lama sy dibingungkannya…dan jadi berapi2 lagi setelah nugie merelease lagu itu..
saya masih berada pada tahap memilih lentera dan api utk membakar si lentera sehingga mampu menghangatkan jiwa😛

17 08 2011
cyaam

Wah wah wah… inspiring bgt tulisannya mas
saya juga sedang mandeg nyaris kejedot juga dengan rutinitas kerja sehari hari, terlalu banyak ambisi dan tidak fokus. jadinya apa2 yang saya jalani menjadi sesuatu yg terkeasan sia sia. saya benar2 bosan. saya butuh penerang untuk membawa saya jauh keluar dr ketidak mengertian saya ini.

2 10 2012
Langit Buku

setelah berkutat lama dgn hal yg menurut saya ga jelas.. saya menemukan dunia buku.. sebuah hobi yg skrng menghidupi saya. #LenteraJiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: