Ketika Roy (Tidak) Dibela Sang Adik

21 11 2007

roy.jpgSaya tidak tahu kasus jelas dan tidak pernah tertarik dengan kasus Roy Marten. Yang saya tahu –dan mungkin juga anda tahu dari media- si aktor senior itu tertangkap kembali di Surabaya beserta beberapa bukti yang mengarah kepada tudingan bahwa ia mengkonsumsi shabu-shabu (yang pasti bukan makanan Jepang ya). Sebuah ironi karena ia baru saja keluar dari penjara karena kasus narkoba, dan lebih ironis lagi karena ia baru saja terlibat dalam kampanye Badan Narkotika Nasional yang jelas bukan mengkampanyekan penggunaan narkoba. Satu persatu dugaan itu membuat publik langsung menuding Roy sebagai bersalah.

Posting saya kali ini tidak mau ikut-ikut berpolemik tentang salah atau benarnya Roy. Tapi yang membuat saya sangat tertarik adalah ketika menyaksikan Chris Salam di wawancara oleh Andi Budiman dalam salah satu segmen Topik Minggu Ini di SCTV (22/11/07) yang membahas soal upaya memerangi narkoba.

Sebagai penonton yang jujur saja langsung menuding Roy sebagai bersalah, saya benar-benar tertarik pada penuturan Chris Salam. Chris yang kita tahu adalah adik Roy dan disebutkan di acara itu juga sebagai pengacara Roy Marten (entah ia betul-betul berprofesi pengacara atau bukan), dalam pandangan saya tampil luar biasa dalam memancing simpati penonton. Cara yang ia gunakan adalah dengan tidak membantah, bahkan seringkali jujur mengakui kalau ia juga meragukan kebenaran ucapan si kakak.

Masih apa enggak ya..” jawabnya ketika ditanya apa menurutnya Roy masih memakai Narkoba. “Saya sendiri ada big question. Apa jangan-jangan Roy ini masih make.. Karena kenapa? Saya juga seperti manusia yang lain,“ suaranya melemah. ”Kalau orang pernah salah, kalau terjadi sesuatu pasti kita langsung akan men judge dia salah. Saya juga ada perasaan itu, walau saya juga adiknya. Cuma saya nggak berani. Apa nggak kapok.. Jujur dari hati saya yang paling dalam ada perasaan seperti itu. Apa dia masih make ya?

Karena saya tidak selalu attached dengan Roy, yang Roy keluhkan dia cuma migren dan bilang gue maag. Itu memang penyakit dia.” katanya menjawab pertanyaan apakah Roy nampak sakaw. “Saya tidak berani mengatakan itu sakaw atau tidak. Saya kurang berani mengatakan itu. Saya minta maaf untuk itu Mas Andi.”

Saya ketemu sama Freddy (salah satu tersangka-red). Dia memeluk saya, berlinang air mata, dia bilang ‘maafin saya’..
Apa maksudnya?” tanya Andi.
Saya nggak berani nebak apa-apa, Mas Andi. Tapi semoga kebenaranlah yang terjadi. Saya tidak berani menebak apa maksudnya.

Semua pertanyaan Andi Budiman yang tajam-tajam dan mengarah dijawab apa adanya tanpa ngotot apalagi terkesan sok tahu. Ya mungkin saja ia memang benar-benar bingung.

Tapi sebagai adik dari Roy saya angkat topi padanya. Kalau saya adiknya, saya pasti akan mati-matian membela kakak saya. Tapi ia punya cara sendiri yang entah disadari atau tidak memancing simpati orang. Sadar atau tidak pula, saya nilai ia menyajikan penampilan yang menarik dalam wawancara yang hanya beberapa menit itu. Chris telah menjalankan tugas yang baik dalam membentuk pandangan publik terhadap kakaknya. Ia juga dalam pandangan saya sudah menjadi adik yang sangat baik bagi seorang kakak yang sedang dilanda musibah.

Saya tidak paham tahu soal dunia pengacara. Di kepala saya sosok pengacara itu ya model-model Todung Mulya Lubis, Kapitra yang pengacara artis itu, atau si Ruhut Sitompul yang semuanya kalau bicara berapi-api. Saya benar-benar tidak tidak tahu soal hukum tapi saya pikir banyak pengacara harus belajar banyak dari penampilannya yang sangat simpatik, tidak sok tahu, tidak bicara lantang dan kelihatan sombong dan tidak banyak menggunakan istilah-istilah yang sepintas terdengar keren tapi tidak jelas maksudnya. Penampilannya pun sangat sederhana dengan jas dan kaos.

Buat saya ini satu lagi bukti bahwa pembentukan citra sangatlah penting dan sering dilupakan oleh para pengacara, atau bahkan para politisi sekalipun. Lho, kok politisi? Ya mungkin saya sudah eneg saja dengan gaya sejumlah politisi yang rasanya tidak bisa membohongi masyarakat dengan penampilannya yang petantang petenteng dan gaya bicara yang (ingin dilihat) hebat. Mereka lupa bahwa sincerity dan sikap merendah akan lebih dihargai oleh orang awam, paling tidak saya lah.

Toh pada akhirnya Roy memang masih harus membuktikan diri bahwa ia tidak bersalah. Tapi penilaian masyarakat, walau tidak berpengaruh pada hasil pengadilan tetap penting buat sosok publik seperti Roy. Kalau saya politisi, atau artis bermasalah saya akan rekrut orang seperti adiknya untuk bicara mewakili saya hehehe..

Salut juga buat SCTV untuk sebuah ‘show’ yang menarik. Sampai ada rekaman gambar istri Roy membacakan puisi Roy dengan nada sendu segala, walau itu masih kalau bagus dengan wawancara dengan Chris. (Hebatnya lagi baru beberapa jam mengudara, rekamannya sudah ada di situs liputan6.com yang makin keren saja)

…dan pastinya: Say No To Drugs!


Actions

Information

18 responses

22 11 2007
Praditya

Hmm… Baru tau…

22 11 2007
tata

yg menariknya mas… semua keluarga roy memberikan keterangan sama media tanpa ada yg ditutup2i. apalagi ana maria yg mengutarakan perasaannya tanpa basa basi…

22 11 2007
endangpurwani

FYI, Chris Salam memang pengacara tapi dia tdk turun langsung nangani kakaknya…dia mengontrol dari dekat dgn tim…..’cause one of them has called my husband to consult….soal urine positif, utk pemakaian 3-7 hr sebelumnya jg msh terdeteksi…..

ya..gue rasa keluarga mereka adalah keluarga yg ‘jujur’………rendah hati..

22 11 2007
Miftah

tetep aja..no drug no alcohol..lebih enak makan es cendol….

tetep aja.. no symphaty for him… satu kali kejebrol oke.. dua kali… no oke dong…

22 11 2007
Dewi

yahh ga liat.. klo mbak Ana Maria sempet liat beberapa kali, dia keliatan tegar walaupun kepedihannya gak bisa disembunyikan. I`m proud of her, bahkan saat suaminya jelas² 2x membohonginya dia masih bisa mema`afkan dan tetap setia mendampingi. She says… saya ga akan bercerai, hanya maut yg akan memisahkan kami. dwohhh… beruntungnya om Roy.🙂

oh iya, pernah liat juga wawancara kakaknya om Roy, om Rudi salam. Menurut aku om Rudi Salam juga orang yg rendah hati. Dia berbicara dengan apa adanya, sampe matanya berkaca kaca. Dia setegar mbak Ana, mema`afkan dan gak judging om Roy.

Well klo aku sendiri… speeechless… kok bisa? bersalah atau gaknya Roy Marten, only God knows. Kita do`ain aja smoga kasusnya cepet selesai dan Roy Marten bener² quit. Smoga ini menjadi pelajaran buat kita semua, Say No To Drugs! ^_^

22 11 2007
Hedi

yang pasti susah dapetin istri seperti anna maria, udah tua masih keliatan cakep dan hatinya sekilau emas😀

22 11 2007
AdityaWirawan

Kalo emang terbukti bersalah ya tiada maaf lagi untuk si Roy. Kalo udah pernah make sekali aja yang namanya narkoba emang susah tuk ngilanginnya.

22 11 2007
Arya Nasoetion

Saya kenal mantan pecandu. Katanya sih, kalau sudah tua memang lebih sulit untuk lepas dari ketergantungan. Entahlah…

23 11 2007
Riyogarta

Kayaknya yang namanya “Roy” itu selalu bermasalah ya? :p

24 11 2007
Thomas Arie

Istrinya RM cantik ya…

25 11 2007
evelyn pratiwi yusuf

Males bicarain Roy, kayaknya memang dia yang bersalah deh, jadi pantess aja keluarganya nggak dukung dia lagi. sudah kepentung satu kali kok malah minta dua kali?

26 11 2007
fritzinfo

semoga ketegaran hati dan doa mbak ana maria bisa memulihkan kembali roy marten..🙂

26 11 2007
mikow

“Roy memang masih harus membuktikan diri bahwa ia tidak bersalah”

Tes air seni itu udah cukup membuktikan…

29 11 2007
Bonds savings Article

Guess what? Your blog is amazing! I can’t remember when was the last time i’ve overcome such a good blog that almost all articles/posts were interesting and wouldn’t regret spending my time reading it. I hope you will keep up the great work you are doing here and i can enjoy my everyday read at your blog.

30 11 2007
Neng Keke

Kayaknya tulisan ini lebih jujur dari infotainment di TV :p

1 12 2007
Dee

Tak pikir ngomongin Roy yang satunya🙂

13 12 2007
scooterboyz

Kirain roy suryo..

Hehehehe..Sama pikirannya sama Dee..

1 03 2008
Devi Girsang

Wah terima kasih ya Jaf atas infonya. Klo ga ditulis disini pasti saya ga tau.. Salut ama Chris Salam, kayaknya keliatan bgt dia bersikap bijak sekaligus tetap berusaha menjaga nama baik kakaknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: