PB2007: Kekuatan dan Keindahan Itu Bernama Perbedaan

10 11 2007

picture-3.png Ya ya telat memang postingnya, lha pestanya sudah dua minggu lebih berlalu. Tapi panitianya saja masih rehat dan perlu waktu untuk konsolidasi. Pesertanya juga boleh dong hehe. Jadi, setelah diendapkan selama dua minggu lebih (baca: cuti online dan offline) dan menanggapi imbauan panitia, inilah beberapa komentar plus kritik dan saran dari ajang Pesta Blogger 2007 versi saya. Semoga ada poin-poin bermanfaat yang bisa dipungut di sela-sela posting yang bertaburan subyektifitas ini. Kalau tidak, ya dikasih komen Pertamax, Keduax atau ke Seribux juga saya sudah senang hehe

Ketika pertama mendengar akan ada kegiatan Pesta Blogger 2007 ingatan saya langsung mengasosiasikannya dengan kegiatan pertemuan para YouTubers di New York tanggal 7 bulan 7 tahun 2007 lalu. Tidak, saya tidak pernah datang ke acara itu. Manalah sanggup. Tapi menyaksikan ratusan YouTubers berkumpul di Washington Square Park seperti yang kemudian dilaporkan oleh pesertanya di channel YouTube masing-masing, rasanya menyenangkan sekali. Karena itu ketika dengar kabar akan ada pertemuan Blogger Indonesia, saya langsung teringat acara NYC 777 tadi.

Hasilnya? “Dahsyat! Gila!” saya tidak berhenti-hentinya mengucapkan kata-kata itu. 500 an blogger yang selama ini kebanyakan mungkin hanya berinteraksi di comsys atau shoutbox tiba-tiba bertemu. Ada yang datang dari sejauh Palu, Malaysia, Singapur bahkan Liberia, Afrika (kalau saja yang bersangkutan tidak salah informasi tentang jam pelaksanaan acara itu yang disangkanya malam hehe).


Diskusi dan Break Out Session VS Kopdaran

Kegiatan inti dari Pesta Blogger 2007 adalah diskusi besar dan break out session yang membahas topik terpisah di seputar blogging. Tapi maaf saya tidak terlalu memperhatikan acara itu. Saya sibuk berseliweran dengan ‘kalap’ ke sana kemari di sekitar kawasan Blitz untuk berkenalan, bertukar kontak, ngobrol ngalor ngidul, entah dengan berapa banyak orang, sampai-sampai kegiatan acara diskusi dengan Wimar Witoelar, Pak Menteri dan para blogger senior dan juga break out session tidak saya perdulikan.

Kenapa? Ya itu tadi, saya membayangkannya mirip dengan ajang NYC 777 dimana mereka cuma bertemu di sebuah taman pada siang yang cerah, saling berinteraksi, saling ngobrol, saling melepaskan rasa penasaran karena selama ini cuma berinteraksi lewat video dan mungkin dilanjutkan dengan menciptakan jaringan kerjasama-kerjasama baru. Dan itulah gambaran ideal saya tentang sebuah ‘kopi darat’ besar-besaran seperti yang juga dilakukan para blogger Indonesia.

Bukannya tidak menghargai upaya panitia. Dari kesimpulan di akhir acara mengenai diskusi dan break out session, bisa saya simpulkan sekilas bahwa kegiatan itu menarik sekali bahkan dengar-dengar ada yang ditindaklanjuti ya. Tapi bagi saya dia menyita waktu yang banyak sehingga terasa kurang sekali waktu untuk berinteraksi antar blogger. Salut buat Mbak-mbak panitia yang sampai harus kesana kemari ‘menghalau’ para peserta supaya ikut break out session dan berkumpul kembali di ruangan utama setelahnya. Namun saya pikir harus ada keseimbangan antara kegiatan diskusi dan waktu yang bisa digunakan berinteraksi secara bebas. Mungkin justru dari interaksi itu akan tercipta lebih banyak ‘break out session’ yang lebih spesifik, dan juga akan tercipta jaringan-jaringan, kegiatan, atau hal-hal baru diantara para blogger. Buktinya kawan-kawan Bloggers For Bangsari dan juga aksi ‘gerilya’ penyebaran CD Opensuse juga tidak kalah berhasil dan menurut saya lebih riil hasilnya daripada breakout session hehehe.. Oya, beberapa breakout session ‘tandingan’ juga agaknya berhasil nih, misalnya di smoking room atau di beberapa pojokan, baik yang ramai-ramai maupun berdua saja😉 ..

“Harusnya bikin jambore atau perkemahan blogger” kata seorang teman. “Atau bikin beberapa hari, dimulai seminar yang serius ditutup acara kumpul-kumpul thok!” kata yang lain sambil ngemut puding gratisan di dekat panggung. “Enakan juga kumpul-kumpul aja. Toh kalau diskusi bisa kapan aja di blog, iya kan?” ini sih saya yang ngomong sambil makan puding gratisan ronde kedua.. Kayaknya pengaruh pudding nih..


Hari Blogger Nasional dan Lagu Blogger

Pak Menteri Komunikasi dan Informatika kita, Muhammad Nuh, menyebutkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. Ia juga menantang para blogger untuk membuat lagu “Suara Baru Indonesia” yang mungkin dimaksudkan jadi semacam lagu kebangsaannya para blogger Indonesia, dengan hadiah istimewa.

Saya sendiri cukup lama merenungkan apa makna dari Hari Blogger ini? Haruskah saya bangga karena rasanya baru kali ini ada satu hari di seluruh dunia yang didedikasikan pada para blogger? Saya merenung.. merenung.. merenung.. dan setelah lama sekali merenungkan….. AHA! Ternyata oh ternyata.. saya tidak paham juga hehe . (ada yang bisa mencerahkan saya soal hal ini?)

Mohon maaf, mungkin karena dari dulu saya tidak pernah bisa paham apa sih sebenarnya esensi “Hari-hari” an ini. Mungkin ia adalah penghargaan bagi para blogger. Mungkin juga ini lebih karena faktor saya saja, karena saya termasuk generasi yang selalu jaga jarak duluan kalau ada yang berbau-bau seremonial ala pemerintah, apalagi kalau sudah ada pemberian hari ini dan hari itu, gelar ini dan gelar itu atau ada lagu-lagu mars ini dan mars itu. Jangan ikuti saya. Saya mungkin saja generasi sesat. Toh, paling tidak ada pengakuan dari pemerintah sudah bagus ya.. Iya nggak sih? Iya saja deh. Tapi.. ah sudahlah!

Yang jelas, salut buat Pak Menteri karena mau hadir di sela kesibukannya dan akhirnya disadarkan akan adanya mahluk-mahluk bernama blogger. Hari Blogger dan tantangan membuat lagu Blogger yang diluncurkan beliau adalah inisiatif yang menarik. Yang mau menyambut ya sambutlah. Yang mau menyambit ya sambitlah diri sendiri dulu. Kalau disambit itu rasanya enak, ya silahkan sambit ajakan Pak Menteri!

Salut juga buat panitia dan MC yang berani nembak langsung pak menteri untuk minta hadiah. Dua laptop baru nan mulus bo! Apa enggak hebat tuh? Saya yang kebetulan saat itu tengah berusaha mengejar Pak Menteri untuk wawancara (maklum, merangkap ngeliput juga nih buat kerjaan) mendengar sendiri asisten Pak Menteri (atau asistennya Pak Dirjen ya) yang sibuk teriak-teriak di ponselnya membicarakan tentang pesanan laptop baru entah kepada siapa.. Hihi.. benar-benar spontan bo’ Saluuttt!!! Selamat juga buat yang ketiban laptop itu..🙂 Bukan laptop jangkrik kan ya?

Oya, salut juga buat Pak Ketupat (ini istilah kawan-kawan di Blogfam untuk Ketua Panitia), siapa lagi kalau bukan Enda Nasution yang mengorbankan kepentingan pribadinya dan merelakan laptop yang harusnya jatuh ke tangannya untuk diberikan ke pemenang best of the best yang kedua. Halo Pak Mentri, ini ada calon Dirjen yang ideal nih pak.. Anti suap, tidak tergiur kemewahan dan lebih mengedepankan tugas.. hahaha.. Sambutannya di pembukaan PB 2007 saja menurut saya jauh lebih baik dari sambutan pejabat ketika meresmikan proyek ini itu atau meresmikan acara anu ini hihi.. (Ini bukan hoax kan ya Nda?)


Blog Favorit: Perlukah?

Nah ini dia nih. Terus terang, kritik saya berikut ini bukan karena saya iri tidak masuk dalam kategori favorit. Ya memang sih jujur saja saya baru iri begitu tahu kalau hadiah best of the bestnya adalah laptop dari Pak Menteri. Huh, kalau tahu begitu saya akan promosi dari jauh-jauh hari supaya teman-teman berkomplot untuk memilih blog saya.. Tapi justru karena pemikiran seperti itulah kenapa saya jadi malah mempertanyakan soal penghargaan blog favorit ini.

Saya pribadi tidak terlalu suka voting-votingan begini. Tapi demi memberi contoh kepada para blogger tentang seperti apa blog yang baik (diasumsikan bahwa favorit itu terbaik dong) boleh saja ia diadakan, tapi janganlah dengan voting-votingan. Akan lebih baik misalnya kalau favorit-favoritan ini diganti dengan semacam acara ya sebutlah misalnya Anugerah Blog Indonesia. Ya, kayak Piala Oscar nya dunia blog gitu deh, dengan juri yang berkompeten di bidangnya mulai dari pakar komunikasi, pakar telematika, pakar … matika yang lain juga boleh.🙂 Kategori juga harus dibuat dengan lebih teliti. Saya bingung setengah mati ketika tahu bahwa seorang Jennie S Bev misalnya bisa masuk ke kategori selebriti. Jangan salahkan mereka yang memvoting karena bisa jadi mereka menganggap Jennie itu seleb. Apa pula kategori selebriti blog itu hihi.. Aya aya wae..🙂

PB 2007: Pelajaran Paling Berharga!

Jadi apa pelajaran terpenting yang saya bawa pulang dari ajang Pesta Blogger 2007? Banyak! Tapi kalau hanya diminta memilih satu yang terbaik, maka bukan Hari Blogger Nasional yang diumumkan Pak Menteri Nuh, bukan kesempatan deket-deketan sama Neng Maylafayza yang ehmmm (walau saya tidak berani ngomong satu patah katapun padanya dan cuma bisa terdiam melotot di depannya hihi..), bukan pula door prize berlimpahan (walau saya ndak dapat hehe).

Pelajaran terpenting adalah bahwa perbedaan itu ternyata luar biasa indahnya dan menyimpan potensi kekuatan yang juga luar biasa! Di acara itu saya ketemu ratusan orang dengan pola pikir berbeda-beda dan mereka berani menuangkannya secara terbuka di blog masing-masing. “Orang suka opini, orang suka mereka yang berani bicara”, kata Bang Wimar waktu saya wawancara di lokasi acara dan itu lah yang agaknya menyebabkan mengapa blog disukai dan dikunjungi orang.

Ada pula perbedaan yang dibawa oleh komunitas yang punya ciri khas, mulai dari mengusung kedaerahan, kesamaan minat, agama dan lain sebagainya. Ada lagi yang datang dengan jas atau gaun yang mentereng nan semerbak mewangi, ada yang cuma sendal jepitan dengan sarung terselempang kayak Unyil yang akhirnya gede juga hehe. Toh dengan perbedaan-perbedaan itu, semua bisa bergabung dan menikmati hari yang indah itu bersama-sama, dan yang saya yakin akan tetap indah walau tidak dimaknai sebagai hari Nasional.

Perbedaan itu juga membawa kekuatan karena buktinya 500 orang yang selama ini tidak kenal mengenal secara fisik saja dengan mudah bisa kumpul seperti ini bahkan ada yang membawa hasil kongkrit. Coba saja tanya sama kawan-kawan yang menggelar kegiatan Bloggers For Bangsari itu, berapa dana spontan yang mereka bisa galang dari kepedulian para blogger? Anda bisa bisa tercengang dibuatnya.

Wah, kalau saya politisi yang sedang mengelus jago buat tahun 2009, saya akan catat peristiwa ini baik-baik dan seksama untuk kemudian dibawa ke rapat partai, dan saya akan titahkan anak buah saya untuk mempelajari betul-betul hal ini kalau perlu bikin divisi blogging partai.🙂 Ya kalaupun ada yang menjalankannya, selamat berjuang bung. Blogger itu susah diatur, tapi sekali anda bisa mendapat kepercayaan mereka.. wah wah.. luar biasa hasilnya.

Yang jelas saya semakin diyakinkan bahwa perbedaan bukanlah lah yang harus ditakuti, dan tidak semua yang seragam itu indah. Biarlah para blogger berjalan dengan cara masing-masing tanpa harus mempermasalahkan perbedaan itu. Saya juga dapat pelajaran ini dari membaca wawancara Bang Wimar di Koran Tempo dan juga dari ngobrol dengan beberapa blogger, salah satunya Mas Rovicky yang datang dengan ide blog dan edukasinya bagi masyarakat.

Pokoknya saya angkat laptop (soalnya nggak punya topi) setinggi-tingginya buat mereka-mereka yang berada di balik inisiatif menggelar acara ini. Kekurangan penggagas dan panitia bisa dicari dan pasti ada banyak. Tapi buat saya ide dan kegigihan untuk terus mengupayakan agar acara ini bisa terwujud adalah kelebihan yang tidak bakal tersaingi oleh kekurangan yang mereka miliki. Bagi saya, yang dahsyat dan luar biasa itu bukan sekedar berkumpulnya (saya pakai kata berkumpul ya, bukan bersatu) 500 an blogger Indonesia, melainkan kesempatan untuk menyaksikan keberagaman di kalangan blogger yang hadir.

Sampai disini, sebelum ada yang menuduh saya orang yang sangat sinis atau berpikiran negatif, lebih baik saya katakan lebih dulu bahwa saya lebih suka menyebut diri sendiri sebagai orang yang suka berpikiran skeptis terhadap segala macam hal. Mudah-mudahan tidak ada yang salah dengan cara seperti itu, paling tidak mohonlah dihargai saja sebagai bentuk perbedaan.


Sedikit Tambahan yang ‘Last But Not Least But Forgotten

Ketika peran berbagai pihak yang ikut menyukseskan Pesta Blogger 2007 diumumkan, saya agak kecewa nih, mengapa ada satu pihak yang tidak disebut, padahal peran mereka lumayan bagus dan padahal pula acara itu adalah kesempatan bagus bagi mereka untuk diperkenalkan ke dunia blogger Indonesia. Saya sih dengan usilnya sudah membisikkan nama ini ke mbak-mbak yang di pinggir panggung, tapi sepertinya yang terdengar adalah blogger.com atau malah tidak terdengar. Padahal sumpah, saya sudah membisikkan ke telinganya lho, bukan ke tempat yang lain😉

Yang saya maksud adalah kawan-kawan dari Kronologger.com yang hari itu, percaya atau tidak, hadir dengan liputannya sendiri, modal sendiri, pulsa sendiri dan itu tidak hanya di lokasi acara lho. Di lokasi acara memang hadir beberapa orang yang rajin nongkrong di kronologger, termasuk dedengkotnya Mas Kukuh TW. Mereka terus mengirimkan laporan dan juga foto untuk memuaskan keingintahuan para kroners. Pada saat yang sama di Singapura sana Pak Indra misalnya dengan rajinnya mengcopy laporan dari berbagai sumber ke kronologger juga untuk melengkapi.

Lantas apa bedanya dengan liputan kronologer dan liputan live di pestablogger.com, yahoo dan lainnya? Well, kronologger itu bisa diakses dari telepon seluler dengan koneksi gprs, sehingga laporan itu juga menjadi mobile dan bisa diakses dimana saja dari ponsel dan juga internet. Karena tidak semua orang bisa ‘manteng’ di internet pada waktu itu, dan terlebih lagi, tidak semua orang punya komputer apalagi laptop serta akses internet, tapi rasanya banyak orang yang kini punya telepon seluler, bukan?

Dan, secara subyektif (karena saya juga suka nongkrong disana hehe) saya pikir mereka sudah melakukan kerja yang bagus. Sayang momen itu terlewati, padahal kesempatan bagus sekali untuk memperkenalkan kronologger pada komunitas blogger Indonesia. (Eh, tolong koreksi saya kalau ternyata kronologger memang disebutkan juga di acara itu ya.. maklum tidak bisa mendatangi semua sesi). Pak Menteri juga rasanya perlu tahu dong kalau kronologger itu adalah karya putra Indonesia yang mungkin bisa didukung untuk lebih besar lagi. Buatan Indonesia geto looh, pak!! dan merakyat banget.! *promosi mode*

Begitu saja lah! Hidup Blogger Indonesia! Hidup Perbedaan!!! Ya, yang lebih suka keseragaman hidup juga lah! Kan itu juga bagian perbedaan hue he he he..

Salam,

Rane/ JaF

ps: buat yang sudah memberikan kartu nama pada saya tapi tidak saya beri balik (maaf lupa bawa euy), saya sudah kirimkan nomor kontak saya pada anda. Silahken cek email ya🙂


Actions

Information

18 responses

10 11 2007
Anang

hidup blogger!

10 11 2007
abah oryza

betul yah bung JaF, kroner sudah berkontribusi besar terhadap jagat perblogger dan pestabloger ini, tapi gpp kok.
kita udah seneng kok di pasilitasi buat kopdar kroner tidak resmi.

lain kali emang harus di luangkan pesta kroner he he he he
dah di singapur pak?

10 11 2007
Adink

Mantap memang tong ini Daeng satua😀

11 11 2007
Hedi

Itulah gara-gara kebanyakan beredar pula, saya akhirnya luput juga mau nemuin sampeyan, pak😦

11 11 2007
Hany

Ayooooooooooo, bikin pesta planet singapurah! Sip kaaaaaaaaaan!😀

11 11 2007
Kukuh TW

om JaF terima kasih ya buat tulisannya tentang kronologger.com di sini, btw udah tahu kan ada petanya blogger Indonesia di http://republikblog.com/mapblogger.php , udah saya submitkan juga untuk om JaF

11 11 2007
adit

Saya ikutan sebagai panitia PB2007, terus terang aja sebelum itu kurang berminat dengan blogging. Tapi setelah melihat antusiasme bloggers dan potensi blog, malah jadi ketagihan hehehehe…

Makasih Om JaF sudah ikut meramaikan!🙂

11 11 2007
Andri Setiawan

video-ku diputar kagak ya di PB2007?
* narsis *😉

11 11 2007
Donny Reza

Haha, saya cuma sempet nyolek Om Jaf…”Saya Donnyreza, kronner” :)) *ingat nggak ya?* :p

Sayangnya juga, kronner nggak sempet ngumpul2 bareng ya? padahal setahu saya juga banyak kronner yang datang.

Eh, tapi kayaknya saya bakalan yang paling telat bikin laporannya deh om :))

11 11 2007
jeng endang

pada akhirnya perbedaan itu sampai juga ke kesimpulan setelah acara, apakah puas atau tidak puas, tgantung mindset yg dibawa sebelum acara berlangsung…

12 11 2007
Luthfi

BHI sebagai penguasa Bunderan HI juga gak disebut tuh Pak

12 11 2007
ladokutu

Wow, dan keren……

Saya tunggu beritanya di RSI yo mas Rane, dan ngomong-ngomong saya jadi kepengen dengar dan juga kepengen tau sapa yach yang membuat dan bagaimana lagu kebanggsaan blogger indonesia??

Maju terus blogger indonesia

12 11 2007
Praditya

Hmm… Mudah2an tahun depan klo ada PB lagi tetep di Jakarta biar saya bsa dateng…

* Mengharap…🙂

12 11 2007
evelyn pratiwi yusuf

Setubuh ama mas Jaf.
Meski tidak datang tapi saya denger desas desus angin yang berhembus baik melalui email atau YM tentang PB 2007 mengenai voting seleruh nominasi blog yang dilombakan.
Saya sendiri baru tau kalau ada pendaftaran nominasi itu 2 hari setelah pendaftaran tersebut.
* jadi BT *
setuju dengan usul mengadakan piala oscar di blog indonesia dengan orang yang berkompeten yang jadi juri daripada voting. Soalnya voting yang dilakukan ditempat kan bisa memaksa para pemilih, apalagi kalau pemilik blog yg dinominasikan sampai ada disana dan mohon2 untuk dipilih. Kalau saya yang disuruh milih blognya dia padahal ingin milih blog orang lain, ya pasti rasa sungkan saya bekerja dan milihnya nggak objektif lagi dong!
BTW semua pasti ada kurangnya tapi justru dari situ kita belajar untuk selangkah lebih maju dikemudian hari.
Right?🙂

13 11 2007
rara

senang bisa ketemu ama pa JaF di sana🙂

23 11 2007
islaMModern

baca post ini ngebosenin … kepanjangan eui

4 07 2008
glaydenty

saya pingin mengikutin pesta blogger tsb hah apa daya, blogku cuma orang biasa >> ga keren gitu lho.

he he he …

~hanya orang biasa~

25 04 2010
Kembali Ke Khittah: Mimpi Saya Buat PB 2010 « Legal Alien

[…] saja, sejak PB pertama tahun 2007, saya mengidam-idamkan sebuah acara yang santai tapi serius seperti Youtube Meet Up di New York […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: