Setiap Mata Uang Punya Dua Sisi

26 06 2007

amatir.jpgHoreeee, gajiaaann..!! Waktunya menyumbangkan jatah gaji untuk para penulis (baca: beli buku hehe.. ). Sejak minggu lalu saya sudah mengincar “Buntut Panjang”nya Mas Chris Anderson serta Wikinomics nya om Tapscott dan Om Williams. Ini gara-gara tiga hari berturut-turut dijejali berbagai ceramah soal New Media dan Web 2.0 di Broadcast Asia 2007 (plus dua jam ngobrol sama uda Budi Putra yang lagi ke Singapur) membuat saya penasaran ingin nyemplung lebih dalam ke dunia baru yang sedang jadi bahan pembicaraan semua orang ini. Saat Long Tail dan Wikinomics akhirnya dalam genggaman tangan, mata saya digoda oleh sosok Andrew Keen yang menjelma dalam bentuk buku bertajuk “The Cult of The Amateur: How Today’s Internet is Killing Our Culture and Assaulting Our Economy.What the.. baca judulnya saja saya sudah kesal. Dengan segala hormat kepada Chris Anderson, Tapscott dan Williams, saya lebih tergoda untuk lebih dulu menjalari bukunya Keen. Mulai dari membaca judul sampulnya sampai membuka lembar demi lembar isinya saya semakin lama semakin terprovokasi. Andrew Keen agaknya bukan tipe-tipe penceramah di Broadcast Asia yang dengan semangat ’45 menjejali otak saya dengan kehebatan revolusi Web 2.0 ala blog, youtube, myspace, wikipedia dan segala bentuk User Generated Content dan segala tetek bengeknya yang menurut para penceramah itu harus di rengkuh, di embrace, di peluk, di sayang, pokoknya jangan ditolak kalau tidak mau ketinggalan kata mereka.

Andrew Keen memang tidak menampik kenyataan itu. Dalam bukunya ia menulis bagaimana perusahaan yang memproduksi ensiklopedia Britannica harus berdarah-darah kehilangan lebih dari separuh pegawainya gara-gara fenomena ensiklopedi keroyokan bernama Wikipedia. Tapi Andrew lebih memilih untuk bersikap skeptis terhadap kemajuan ini. Berbagai contoh yang kerap terdengar nyinyir tapi faktual ia sertakan di bukunya.

Dalam kasus Wikipedia misalnya ia mencontohkan bagaimana seorang pakar cuaca terkenal bisa masuk kategori “Strongly Pushing His POV” (Point Of View) atau berusaha memaksakan opininya sendiri karena ia berusaha merubah beberapa bagian dari entry Wikipedia tentang “Perubahan Cuaca Global” yang dianggapnya tidak akurat dari sudut pandangnya yang pakar cuaca. Doktor gitu lho… Sementara di sisi lain, seorang anak yang cuma lulusan SMA atau orang yang tidak memiliki identitas dan kepakaran yang jelas bisa dengan enteng menulis ribuan entry di Wikipedia dan ironisnya dijadikan acuan oleh para mahasiswa di universitas terkenal dunia..🙂

Bagi Andrew Keen semua ini adalah sebuah ironi. Dengan lancar diapun menyertakan berbagai data lain, termasuk fenomena blogging yang menurutnya hanya bikin alam cyber tambah ‘berisik’ saja dan mengacaukan opini publik dengan pendapat-pendapat tak bertanggung jawab yang ditulis oleh orang-orang yang berlindung di balik anonomitas.Dalam urusan misah misuh, Andrew Keen memang jagonya. Dia bisa membuktikan bagaimana sebuah tayangan youtube yang sangat terkenal dan selama ini terkesan hanya untuk lucu-lucuan saja ternyata dibuat oleh sebuah lembaga besar untuk mengubah opini publik. Andrew juga menghantam konsep Long Tail nya Anderson yang dianggap tak masuk akal dan utopis dan menertawakan Guy Kawasaki yang hanya bisa mendapatkan keuntungan tiga ribuan dolar per saja per tahun dari blognya yang heboh itu.

Demokrasi dalam bersuara di internet, katanya hanya membuat ucapaan seorang bijak jadi tidak jauh lebih penting dari ocehan seorang bodoh yang tidak jelas siapa.Sebagai seorang ‘pendukung’ kemajuan teknologi media baru dan Web 2.0, sebagai seorang bloggger, podcaster, youtuber (walau cuma sekali posting saja hehe), penyokong jurnalisme warga dan salah satu penerima penghargaan People of The Year 2006 versi Majalah Times (kalau nggak percaya baca disini🙂 ) saya geram dengan tulisan Andrew Keen ini. Berani-beraninya dia merusak semangat saya.

Tapi setelah bukunya selesai saya baca, setelah kegeraman itu reda, saya mencoba melihat sisi lain dari cara berpikir orang-orang seperti Andrew Keen. Orang yang tidak sekedar bisa bersikap nyinyir atau misah-misuh semata tapi punya bekal fakta-fakta yang menarik dan menggetarkan yang bertebaran di dalam bukunya.Kita perlu orang seperti dia untuk membuat kita tidak terlampau mabuk dalam pesta euforia ala Web 2.0, untuk melakukan reality check terhadap perubahan luar biasa yang tengah terjadi belakangan hari ini yang membuat kita terlarut dan terlalu mendewakan kehebatannya tanpa mau melihat kekurangannya.

Dan bisa jadi memang diperlukan seorang entrepreneur gagal dari era dotcom burst di Silicon Valley yang hobinya ngomel dan cara pandangnya selalu nyinyir untuk menyadarkan kita akan sisi lain dari kehidupan yang sedang kita arungi ini.Karena setiap mata uang punya dua mata sisi.

Kalau cuma satu sisi, namanya tutup panci.. hehe🙂


Actions

Information

16 responses

26 06 2007
arul

yap… kayak roda berputar, kayak bumi bulat dsbnya bang…

JaF: ..kayak koin😉

26 06 2007
Hedi

Bener, bang, ada yang kontra dan pro itu hal biasa. Yang penting bagaimana kita menyikapinya aja.

JaF: Tull.. Ambil best of both worlds aja kata orang bule..

26 06 2007
Hany

Om, aye mah pake apa yg bisa dipake n berguna buat aye. Yah, namanya juga sarana. Pegimane yg pakenya aja. Ya gak, seh. Pisang molen, Om?

JaF: Betul.. pake yang bermanfaat aje.. Molen? Mau dong..🙂

27 06 2007
adi

kl gitu ada baiknya saya nulis tentang efek buruk pisau terhadap peradaban manusia sekarang ini😀 ………..

JaF: HAHAHA.. bener ya. Ditunggu tulisannya..

27 06 2007
scorsag

…membuat kita tidak terlampau mabuk dalam pesta euforia ala Web 2.0, untuk melakukan reality check… membuat kita terlarut dan terlalu mendewakan kehebatannya tanpa mau melihat kekurangannya *akhir kutipan*
Bagian yg ini gue setuju sekali! Buat gue, ada keberhasilan baru yg akhirnya bisa dicapai karena rintisan orang-orang terdahulu yg menjalaninya dengan cara-cara yg masih sederhana. Memandang dari dua sisi koin ini sama pentingnya, nggak bisa cuma lihat sebelahnya atau cuma milih sebelah saja. Kalaupun milih sebelah, sebelahnya lagi tetap nempel, bukan?

JaF: ya milih sebelah aja juga gak apa, asal nyadar kalo sebelahnya juga ada hehe

29 06 2007
Jennie

Maybe nggak nyambung dikit, but I’d like to share my op here…
I’m interested in the e-commerce side of Web 2.0. Interestingly, not much has changed, other than it is a great timing for branding and positioning. Apparently the Internet has proven itself to be a great vehicle of communication. Top Web 2.0ers are mostly communication-related.
B2C e-commerce today has been driven by the so-called community-driven economy. B2B e-commerce today has been driven by the so-called “metacapitalism.” And good news is, anybody with some gray cells in their skull can enter the market. I personally prefer to “high barrier” business, though. It’s so hard to compete with those 16-year olds now. Whew.
Just my two cents, Rane. I’ll read that book you suggested. Done with the other two.😉
Jennie
JaF: Thanks for the insight, Jennie. I guess this is where Anderson’s Tail.. I mean Long Tail is right, eh? I still personally believe in the magic of Web 2.0, but Andrew Keen’s work is sure a good way to stay realistic..🙂

1 07 2007
Riyogarta

… fenomena blogging yang menurutnya hanya bikin alam cyber tambah ‘berisik’ saja dan mengacaukan opini publik dengan pendapat-pendapat tak bertanggung jawab yang ditulis oleh orang-orang yang berlindung di balik anonomitas.

Mengingatkan seorang tokoh di Indonesia :d
JaF: Hi Ryo ™ … (jangan salah baca namanya ya.. HAHAHAHA)

2 07 2007
tkangsayua

Wah bukunya dah nongol di Indonesia blom yach?? Pak JaF, harga bukunya disana berapa???

JaF:
Saya beli sekitar 23 Dolar Singapur. Kayaknya sih masih baru tuh, soalnya tahun terbitnya aja 2007. Mudah2an cepat masuk Indonesia.

1 08 2007
gerry

cari bukunya disini ahhh…kebetulan baru awal semester. dan kebetulan saya juga seorang amatir yg (takutnya) bisa terjebak haha but Andrew Keen has a point. Dulu kakek pernah bilang “semua yg berlebihan itu tidak baik” dan jg ” makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang”. Di tengah2? Tapi tengah itu dimana? hehe

berarti harganya kira2 RM50 – 60 donk, bang *buka dompet, periksa duit hehe*

2 08 2007
bakazero

saya lom mau baca buku Andrew Keen diatas ah…
Tar semangat blogging nya menurun donk…

Memang bener sih, dalam hal “keep realistic”nya.
Tapi cukup baca artikel ini aja dah, bukunya ntar dulu…

7 08 2007
14 11 2007
Goblok Teriak Goblok « RosenQueen, company.

[…] net yang asal nyablak, kadang nge-leet, kasar, dan nggak menebar respek sama sekali. Bisa dibilang sisi gelap kebebasan informasi, di mana semua orang (yang nggak semuanya beradab) punya hak bicara yang sama. Lha, selera kok […]

19 11 2007
augustmist

mau dong pinjem bukunya. modal buat kerjaan niiii. Di borders ada?

28 11 2007
hendro

Menarik. Ada kupasan yang berlawanan dengan tesis dalam wikinomics. Kalau menurut saya, sebaiknya kita baca keduanya. Pelajari mana yang lebih make sense. Atau, mungkin keduanya benar, hanya beda konteks dan sudut pandang.

Konon kata seorang filsuf terkenal, “the real test of intelligence is having two opposing views while maintaining the brain from malfunctioning” (kurang lebih gitu redaksinya). Kita baru bisa dikatakan cerdas bila bisa memproses dua argumen yang berlawanan dan tidak menjadi gila atau bingung karenanya.

17 12 2007
a beautiful mind :: Kolaborasi Massa dalam Ekonomi Wiki :: December :: 2007

[…] Setiap Mata Uang Punya Dua Sisi oleh JaF/Rane  […]

26 08 2008
Bambang Haryanto

Helo, Mas Jaf. Senang sekali membaca komentar Anda di blog AyoNgeblog, lalu saya bisa tur sampai Orchard Road, lalu menemui pojokan, di sana ada Toko Buku Borders, lalu menemukan buku yang Anda ulas ini. Say baca-baca di rumah ya. Senang sekali dapat wawasan baru.

Salam dari Wonogiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: