Selamat Jalan Pak Sheldon..

31 01 2007

Lho, kok fotonya beda dengan judulnya? Memangnya kenapa? Saya sendiri belum pernah melihat tampang Sidney Sheldon sebelumnya. Toh bukan wajahnya yang saya kagumi melainkan karyanya. Mulai dari baca novel terjemahannya hingga ke baca edisi bahasa aslinya, kekaguman saya tidak berkurang karena menurut saya kelebihan beliau adalah menciptakan alur cerita yang sangat menarik.

Kelebihan lain yang saya kagumi dari beliau adalah karya-karya novel yang selalu konsisten menampilkan sosok perempuan cerdas dan mandiri tanpa harus menghilangkan sisi keperempuanannya. Beliaulah yang menginspirasikan saya melahirkan “Sarinah“, sosok perempuan muda dalam novel saya yang hingga kini masih ngendon di dalam harddisk komputer dengan sabarnya karena saya diminta menulis ulang beberapa bagian, namun saya belum rela melakukannya gara-gara tokoh utamanya jadi nampak cengeng🙂 .

Sidney Sheldon pula lah yang membuat saya beralih dari mengidolakan Sabrina Duncan (Kate Jackson) yang pintar dan tomboi menjadi Kelly Garrett (Jaclyn Smith) dalam serial TV lawas Charlie’s Angel. Semua gara-gara perannya sebagai Professor Mary Ashley dalam mini seri Windmills Of The Gods yang diadaptasi dari novel dengan judul sama. Inilah novel Sheldon yang menjadi favorit saya.

Selasa kemarin waktu Amerika, Sidney Sheldon meninggal dalam usia 89 tahun. Almarhum pergi meninggalkan keluarga, pembaca dan lebih 300 buku karyanya. Selamat jalan Pak Sheldon..


Actions

Information

14 responses

1 02 2007
endang

Udah lama nih, gak baca bukunya lagi

1 02 2007
Dewi

Terakhir aku baca bukunya yg “R U Afraid of the Dark”… mayan, walaupun gak sebagus yg dulu². Selamat jalan opa Sheldon.

btw om Jaf, kapan diterbitin “Sarinah”nya? penasaran nih.🙂

1 02 2007
yanti

ikut sedih nih.. setuju sama Dewi, walaupun yang belakangan udah ga seseru dulu, tetep greget kok.

favorit saya Windmills of The Gods juga, sama If Tomorrow Comes.

1 02 2007
tuteh

om Sidney Sheldon meninggal ya, pak? Huhu syedihnya :(~ kan sayah juga penggemar novel2nya beliau… kalo pak Jaf suka Kincir Angin Para Dewa, sayah suka banget sama If Tomorrow Comes.. yang benar2 ecel.. ada tokoh nama Jeff kalo gak salah… kalo salah… sayah sengaja kok *kedip* hahaha… btw, pic om Sid kan ada di profil setiap novelna… kayak next 4 writers nanti hahahahah *larriiiii dikentung pak Jaf*

1 02 2007
Riyogarta

Novel SS merupakan salah novel yang saya sukai. Novelnya yang pertama saya baca adalah Bila Esok Tiba .. keren. Selanjutnya malaikat keadilan, wajah sang pembunuh, dsb. Satu novel yang membuat saya sedikit kecewa yaitu Conspiracy Theory … eh bener gak ya judulnya .. lupa abisan dah lama banget … pokoknya yang terkahirnya ketemu UFO.

Setuju dengan Dewi, beberapa karangan terakhirnya tidak sebagus karya2-nya yang dulu. Saya malah gak baca novel terakhir nya malah.

Btw, saya dulu suka baca novel SS ini karena novel2nya saat dibaca seperti nonton film🙂

1 02 2007
manusiasuper

Saya malah kurang suka sama karya-karya pak sheldon ini (malah sempat mengira sheldon adalah seorang perempuan!).

Mungkin karena faktor novelnya yang saya baca adalah versi terjemahan indonesia, jadi greget linguistics-nya kurang terasa atau bagaimana. Tapi yang jelas saya tidak dapat feel seheboh yang diceritakan teman-teman (wanita) saya yang suka membaca karya pak sheldon ini.

Terlalu mengumbar sensualitas itu penyebab pertama. lalu juga kesan feminim yang berlebihan, romantisme yang dibuat-buat untuk standar saya juga membuat ceritanya tidak enak difahami.

Tapi saya menghargai keberhasilannya beliau kok, penulis indonesia mana bisa begini ya? Gimana neh pak calon penulis best seller ‘sarinah’?

James Patterson masih lebih baik menurut saya…

1 02 2007
manusiasuper

Saya malah kurang suka dengan novel-novelnya pak sheldon ini..
malah sempat mengira beliau adalah perempuan, he..
Novelnya terlalu menonjolkan sensualitas dan feminimisme yang berlebihan. Tapi secara karis, almarhum memang luar biasa seh, seoga ‘sarinah” bisa mewakili indonesia menyaingi karya-karyanya pak sheldon…

Tapi james patterson masih lebih menyenangkan untuk dibaca untuk saya

1 02 2007
IndraPr

Novel Sheldon favorit saya, The Sands of Time.🙂

1 02 2007
mina

bukunya sampai 300? ckckckckc….

2 02 2007
Anang

sydney sheldon kan cowok??

2 02 2007
donnie

dulu saya senang nonton karya TVnya Hart to Hart.

3 02 2007
JaF

#Ndang, #Dewi, #Yanti, #Riyo, #Pak Indra: makasih udah berbagi novel favoritnya Pak Sheldon. If tomorrow memang termasuk yang populer ya. Cuma saya sendiri tidak pernah baca novel2 terakhir beliau lagi.. Ini malah lagi penasaran mau baca ulang windmills of the gods..

#Dewi, #Manusiasuper: Waduuh.. belum rela terbit tuh si Sarinah hihi.. Best Seller? Amiiiiiiiiinnnn.. tapi terbit aja duluuu..🙂

#Tuteh: waaahhh.. ada tuteh… Hei kawan-kawan, ini novelis kondang lho Teehh.. minta tandatangan doong.. *ngejar Tuteh*🙂

#Manusiasuper: terjemahan sekarang saya ndak tahu. tapi terjemahan dulu menurut saya lumayan bagus🙂

#mina: ya itu kata websitenya Pak Sheldon… 300 karya bo’

#Anang: sydney sheldon kan cowok?? emang iya hehehe..

#donnie: yapp! baru nyadar kalau itu juga karya sheldon hehe..

4 02 2007
nila

waduhh……serus neh? huaaaaaa…….
sediihhh…
aku kan fans beratnya…..berarti ga akan ada lagi novel yg barunya dong????
hiks…..
om jaffff apa kabarrrr?????
dah lama ga mampir

7 02 2007
nuke

Emang iya karyanya sampe 300?
Wah, jadi banyak dong yang belum saya baca?

Boleh tau ke-300 karyanya itu apa saja?
Hehehe, habis penasaran sih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: