Laptop Komeng Yang Bernama Kafi Kurnia

24 01 2007

Maaf, judul di atas bukan penghinaan tapi kritikan. Siapalah yang berani menghina seorang Kafi ‘Anti Marketing‘ Kurnia? Bagi saya Kafi adalah sumber berjuta inspirasi yang selama ini baru berhasil saya gali dari kolom-kolom ‘Intrik’ nya di Majalah Gatra.

Dalam kolom intrik edisi 24 Januari 2007 misalnya, beliau bercerita tentang betapa pentingnya menciptakan persepsi dengan menggunakan rumus Sophia Loren. Aktris terkenal itu pernah mengatakan bahwa daya tarik seks itu sebenarnya ditentukan oleh 50 persen keunggulan fisik yang kita miliki dan 50 persen lagi persepsi semata tentang keunggulan fisik yang belum tentu kita miliki. Jadi, menciptakan persepsi bisa dilakukan dengan memanfaatkan sisi 50 persen yang tidak diketahui konsumen. Contohnya, tulis Kafi, adalah bagaimana mahal bisa dipersepsikan menjadi yang terbaik atau ekslusif.

Nah disinilah justru kolom itu mengingatkan pada bagaimana otak saya mempersepsikan sisi 50 persen yang lain dari seorang Kafi. Persepsi itu muncul sejak saya mulai penasaran mendengar kabar bahwa beliau menjadi pembawa acara sebuah talk show di SCTV bertajuk Midnite Show bersama pelawak Komeng. Setelah saya mencoba menonton beberapa episode acara itu, persepsi saya adalah: “Kafi Kurnia di Midnite Show tidak jauh berbeda dengan fungsi laptop di acara Empat Mata yang dibawakan oleh Tukul ‘kembali ke laptop’ Arwana di TransTV.

Mengapa saya sampai punya persepsi begitu? Ya, kenapa tidak? Coba saja bayangkan.. Di Midnite Show Komeng nampak sangat mendominasi acara dengan celetukan-celetukan dan pertanyaan-pertanyaan konyol yang -tidak bisa disalahkan- memang sangat khas dirinya sehingga acara yang ingin menunjukkan kesan cerdas itu jadi ibarat lenong dengan ledakan tawa para penonton setiap Komeng meledek semua orang mulai dari peserta, pendampingnya yang seksi hingga ke Kafi. Kesan cerdas itu bukan persepsi saya lho. Itu saya baca sendiri di website SCTV yang bercerita tentang Midnite Show dan saya kutipkan sedikit di bawah ini:

Tayangan light entertainment yang dikemas dalam variety talkshow ini membahas topik dan bintang tamu yang kontroversial dengan panduan smart jokes critism (mungkin maksudnya ‘criticism’ ya pak produser? -JaF)

Jadi salahkah kalau acara itu jadi ibarat lenong dalam persepsi saya? Tidak juga sebetulnya. Saya pribadi cukup terhibur meskipun bercandaan Komeng kadang garing dan mengganggu jalan acara terutama ketika segmen aura video yang -lebih kocak lagi- tidak bisa diimbangi oleh si pembaca aura itu (Maaf lupa namanya).

Oke, kembali ke laptop.. eh kembali ke Kafi Kurnia. Apa perannya di acara itu? Buat saya, beliau dikesankan menjadi sosok pembawa acara yang bertugas mengajukan pertanyaan dan komentar yang cerdas khas seorang Kafi yang memang berpengetahuan luas. Hasilnya? Terlepas dari bagusnya pertanyaan atau komentar yang diberikan, baik sang tamu maupun penonton seperti saya hanya melirik sebentar pada Kafi dan lebih terfokus pada apa yang akan diceletukkan oleh Komeng dari komentar Kafi. Inilah yang membuat saya mempersepsikan peran Kafi Kurnia di Midnite Show hanya ibarat laptop di acara “Empat Mata” nya Trans TV. Hanya pelengkap, hanya pengumpan.

Sayang.. Sayang sekali. Midnite Show buat saya bagus meskipun di sisi lain terlalu mengeksploitir sosok segerombolan perempuan cantik dan seksi yang menurut saya sia-sia karena bahkan keseksian dan kecantikan mereka pun tidak dimaksimalkan dan saya nyaris tidak tahu apa fungsi mereka di situ.

Eh maaf, ngelantur lagi. Mari Kita kembali ke ‘laptop’nya Komeng. Kalau saya produser, saya akan singkirkan laptop itu dan membuatkannya acara lain dimana kelebihan beliau benar-benar bisa dimaksimalkan. Atau bisa juga ‘laptop’nya dipertahankan, dan Komeng serta perempuan-perempuan cantik nan seksi itu dibuatkan acara lain buat menyaingi “Empat Mata”, dan saya yakin Komeng sanggup melakukannya.

Tapi siapalah saya. Saya bukan produser. Saya cuma penonton. Dan ibarat seorang penonton pertandingan sepakbola, saya cuma bisa teriak-teriak mengutuki pemainnya karena merasa mereka seharusnya mereka bisa main lebih bagus.

Tak mengapalah. Toh masih ada 50 persen sisi seorang Kafi Kurnia yang -alhamdulillah- merupakan sisi asli beliau yang cerdas dan inspiratif dan mudah-mudahan selalu saya bisa temui di kolom intriknya meskipun harus berebutan Gatra dengan teman-teman orang Indonesia di kantor.🙂

Singapura, 25 Januari 2007
Suatu hari ketika Gatra tiba di kantor🙂


Actions

Information

18 responses

24 01 2007
pramur

Numpang nimbrung nih Mas…
Bukannya Midnite Show dan acaranya Tukul “Fish to Fish” emang beda pangsa pasar Mas?
Kalo menurut saya sih, 4mata lebih ke entertain tapi agak resmi, ini terlihat dari jam penayangannya yang ga jauh2 amat sama tengah malem.
Kalo midnite, mungkin segmennya ke yang bulunya udah banyak, dan yang pikirannya ga untuk ndengerin yang lucu-lucu. Tapi karena bawaannya komeng emang ngebanyol, jadinya yaa kayak gitu. Sekali lagi ini cuma menurut saya…
CMIIW

25 01 2007
Dewi

jadi penasaran sama acaranya nih. nonton ahhh…🙂

25 01 2007
dwiagus

persepsi saya yang saya punya sekarang terhadap Kafi Kurnia terbentuk karena sering denger dia di Trijaya FM.
Jadi pengennonton midnite show, pengen membenturkan persepsi saya sekarang dengan persepsi yang beda, siapa tau jadi berwarna. huehehehe.
Kapan jam tayangnya ya?

25 01 2007
JaF

#Pramur: betul sekali! Emang harusnya beda pangsa pasar. Kafi Kurnia gitu loh hehe.. Tapi ujung2nya jadi sama saja.

#Dewi: Nonton deh. Penasaran jadi pengen tau komentarnya..

#Dwiagus: Hayo, coba dibentukrkan tiap kamis malam jam 11. Kalau sudah nonton cerita ya. Apakah ada perbenturan juga seperti saya hehehe

25 01 2007
JaF

# Dewi & Dwiagus: telaaaaaaaatttt hahahahaha…

Posting ini iseng-iseng saya kirim ke Pak Kafi tadi malam. Dan baru saja dapat balasan dari beliau. Wuaaah… geger juga saya di email sama beliau. Lebih geger lagi karena:

Pak Kafi keluar dari MIDNITE SHOW mulai hari ini….!!!

Alasannya, waduh saya nggak berani bilang disini ah. Biar beliau yang menjelaskan kalau dirasa perlu. Lagian beliau nggak cerita banyak. Beliau cuma bilang kalau yang mengkritik peran beliau di acara ini sudah bejibun… Dan setelah lima episode, seorang Kafi Kurnia memutuskan berhenti jadi ‘laptop’nya Komeng hehehehehe..

Hayo, stasiun televisi2 lain.. tuh Kafi Kurnia nganggur… ayo bikinin acara doong.. tapi yang keren..🙂

25 01 2007
endang

Mmmm….gw tebak sih Kafi Kurnia agak2 “tersinggung” karena kecerdasannya tidak dimanfaatkan secara maksimal dan malah terjebak dalam tontonan yang malah “kurang” bermutu. Dan segala protes yg datang ke dia jadi seperti tenaga pendorong utk meyakinkan dia bahwa kapasitasnya disana menjadi sia-sia saja…Bukan kelasnya lagi dia untuk sekedar nongol di TV tanpa tujuan yg jelas, wong dia dah ngetop kok…Hayooo….bener ndak? Kalo bener jadi ditraktir Evertop dong ya…eh, di Kelapa Gading ada juga Loy Kee Chicken Rice, enak bgt buat gw, n chinese bgt rasa dan suasananya…serasa di negara aslinya aja…

26 01 2007
ExeCute

Mas… bukannya ‘Empat mata’ tuh di Trans Tujuh?

26 01 2007
kakilangit

waduh..ketinggalan jaman banget nih…gak pernah (baca:jaraaaaang banget) nonton tipi..

26 01 2007
doeL

syukurlahh KAfi Kurnia akhirnya keluar dari Midnite itu. Tawaran untuk tipi lain udah ada respon, ga?

26 01 2007
oon

menurut gwe acaranya komeng garing 😛
setuju si mister kafi keluar…kasian kalo tetep ditalkshow komeng macem kata endang

27 01 2007
vi3

siarannya malem sih jadi ga pernah nonton.. cuman nonton iklannya doang yang Julia Perez.. wow, candaannya nyerempet bahaya pisan…

btw, tadi pagi vi3 baca jawa pos ada ttg obesitas, ada fotonya yang bilang diambil di salah satu sudut Singapore. cuman dipoto perut doang… tak pikir yang jadi modelnya pak jaf… bener ga pak?

30 01 2007
-tikabanget-

yang mahal itu Kafi Kurnia nya apa Komeng na ya? hehe..

31 01 2007
ririn

Awal bulan Januari di kampus (tempat kerja saya), saya kedapatan tugas jemput tamu (alias narasumber)…namanya Kafi Kurnia.
Setelah dari Hotel Hyat, langsung menuju ke Hotel Garden tempat seminar berlangsung.
Sehari setelah seminar saya ditanyain boss “Rin..kemarin jemput Kafi Kurnia..gak minta tandatangan?” tueeeng…saya kaget, emangnya siapa tuh Kafi Kurnia? Tanya batin saya🙂 “Gak pak..” jawab saya
“Lhoo gimana to rin, dia itu kan penulis terkenal. Buku2nya best seller semua lho..masak kamu gak tahu.”
tengggg…malu setengah mati.

Pantes aja, dia waktu saya jemput…sepanjang perjalanan telp sana..telp sini..telp sctv..minta diaturkan jadwal dengan komeng..dll..dll…
Pikir saya..”duhh nara sumber ini ciamik deh..sibukkk poollll”

Pak Jaf…saya gak pernah nonton tuh acara, nonton empat mata beberapa episode aja ternyata sudah cukup membosankan🙂

Maafkan saya yang ternyata kuper duper he..he..

31 01 2007
orangculun

Jujur, secara pelawak, gw lebih menyukai teknik komeng. Namun, secara pembaca acara (dalam hal ini, talkshow), tukul lebih berbobot. Tukul emang katro buanget!!

2 02 2007
adhit

saya nonton midnight show cuma dua kali, itu aja cuma sekilas. Males banget, garing. kalau tukul mah tiap senin-jumat nonton terus. habis acara nya ndeso banget.saya kan orangnya ndeso

16 02 2007
Anto Uban

Ari Lasso………………………….
eeeeee…bukan deh tp Komeng :>
abiz rada mirip :>
komeng klo lg ma Tessy, ampunnnnnnn bikin perut sakit!
pahala mereka pasti banyakkkk tuh

Anto Uban
Cilandak

27 05 2008
andika agusta

Saya banyak belajar dari kafi kurnia, terutama marketing & promosi yang saya geluti dalam keseharian pekerjaan saya. Harusnya gaya bercerita kafi kurnia yang menarik itu bisa dijelmakan menjadi banyak hal menarik. Saya ngebayangin, Seandainya aja buku / konsep beliau dijadikan film / sinetron, pasti seru bangetzz. Beda bangetlah dari yang pernah ada. Sarat pendidikan & kaya Ilmu Banget.
Tapi saya juga akhirnya terbayang, betapa susahnya Pak Produser untuk menjelmakannya kedalam film / sinetron. Lebih baik, ada acara live interaktif, dengan beliau sendiri sebagai pembawa acara & nara sumber. Gokil & keren banget pastinya.
Salut buat Mr. kafi Kurnia.. Jadi ga sabar pengen baca bukunya. Pengen ngundang juga ke Pekanbaru. Ada yang mo jadi Sponsor….?

24 07 2009
reza

dlu penasaran banget ma kafi kurnia saat on air di radio gmn c orag nya kok ketawa nya khas banget tp kini setelah tau orang nya emang tu kafi kurnia gokil abizzz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: