O $ P $

24 08 2006

loan1.jpgAnda yang pernah merasakan tinggal di rumah-rumah susun di Singapura atau disini disebut HDB (Housing Development Board) bisa jadi pernah menemukan coretan-coretan khas seperti gambar di samping ini yang biasanya ditemui di dinding dekat daerah tangga atau di dinding dan pintu lift. Belakangan saya baru tahu bahwa itu adalah hasil kreatifitas para tukang tagih hutang.

Menurut cerita seorang encik tua yang tinggal di blok saya, dulu tukang tagih hutang di Singapura dikenal sadis-sadis. Mereka misalnya suka meletakkan daging mentah yang masih berdarah-darah di pintu rumah orang yang punya hutang atau meninggalkan coretan berisikan pesan menakutkan yang mungkin kurang lebih berarti “Nggak bayar gua bacok luh!”  

Tapi itu masa lalu. Ketika segala bentuk ancaman di negara ini bisa gantian diancam sanksi hukum, mereka menggunakan teknik baru yang lebih ‘smart’: permalukan yang punya hutang. Bagaimana caranya? Ya lewat corat-coret di dinding itu. Menariknya, pola corat-coret itu cenderung memiliki pola sama. Entah karena bisnis tagih hutang sekarang sudah dimonopoli oleh orang tertentu atau karena memang ada semacam kode etik antara para tukang tagih hutang di negeri ini, saya tidak tahu persis.

loan2.jpg

Yang jelas struktur coretan ala graffiti itu biasanya mengandung empat unsur: nama si terhutang, nomor lantai serta nomor rumah, nomor hp si terhutang dan kode bertuliskan “0$P$” yang artinya “Owe Money, Pay Money” (Hutang uang, bayar uang).

Saya tidak tahu dimana efektifitas menagih hutang dengan cara ini, apalagi sering ada kasus dimana orang yang dimaksud ternyata tidak tinggal di rumah itu. Kenapa pula harus disertakan nomor teleponnya? Apa mungkin untuk mengakomodir orang iseng untuk menelpon dan meledek “Ngutang ni yeee!” ?

Anda pernah berhadapan dengan tukang tagih hutang? Mereka biasanya kreatif-kreatif dengan cara yang lumayan menakutkan. Seorang teman pernah diteror tukang tagih hutang kartu kredit dengan cara mengirim faks sampai bermeter-meter panjangnya ke kantornya yang kadang-kadang sampai menghabiskan setengah rol kertas faks. Teman saya yang lain malah lebih mengerikan lagi pengalamannya. Dia di kirimi foto rumah, foto anak dan foto istrinya yang diambil secara diam-diam oleh si tukang tagih. Buset!

Kalau anda juga berhutang, anda pilih ditagih dengan cara apa?  Diteror atau dipermalukan? Saya sih pilih dibayarin hutangnya..🙂


Actions

Information

11 responses

24 08 2006
Hany

Serem! Pernah ke rumah kawan Mela di BB. Ada branwir datang. Asap besar mengepul keluar dari sebuah rumah.

Ternyata kurir yang dikirim untuk nakut2in salah rumah. Rumah yang dilempar bom molotov sama si kurir bukan rumah yang dimaksud sama bos lonshak. Bayangkan gemeterannya si empunya rumah yang kebakar. Nggak ngutang tapi dapet bom!

26 08 2006
Riyogarta

Hehehe, setuju. Saya pilih pemutihan hutang😀

26 08 2006
sa

ya pilih ga ngutang sm mrk. pinjem aja di bank.😛
ga ada yg pake silet ya, jap?😆

27 08 2006
gerry

kenapa harus ngutang ma loan-shark? udah tau asal katanya dari loan dan shark. Dan SHARK tidak pernah bisa bersahabat kan? mendingan minjem ma temen, ma bank atau tidak ngutang sama sekali.

Kalo ngutang itu tidur ga nyenyak, makan ga enak hehe gw sering baca org2 yg minjam duit buat investasi, maunya untung malah buntung.

28 08 2006
ririn

sadis banget he..he..
tapi lumaya buat masukan buat sodara2 saya yang tukang tagih kekeke…
saya milih dibayarin aja🙂

29 08 2006
i er ef

wah, graffitinya gak ada bagus2nya….hehehehehehe

kalau saya punya utang, saya pilih gak ditagih …. hihihihihihihi

2 09 2006
aRdho

saya juga pilih dibayarin utangnyaa.. hehehehe….

eh ehe… itu foto di badge flickrnya lucu juga.. huahuahauha…

13 09 2006
dini

hehehe..ini keknya cocok buat dahlia nih…*kaburrrr

15 09 2006
dahlia

huhuhu smoga yang ngutang ama gw pada balikin kutangnya huhuhu

17 09 2006
sylv

wah blon pernah liat model gituan tuh.. HDB daerah mana tuh mas?? Saya tinggalnya di central city.. (mahal banget abis2an siaaall)

5 11 2006
Gabrielle

benernya, kalo debt-collector-nya punya “sejarah” ala sumanto, pasti semua penghutang gentar😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: