Hidup, Hidup!!

27 07 2005

Baru saja saya menerima sms ini dari seorang teman baik:

“Bang, hidup itu u/ apa dan mau dibawa kemana ya?”

Bertanya memang gampang, tapi coba saja jawab pertanyaan itu. Bisa jadi dahi anda akan berkerut-kerut seperti saya. Iya ya, untuk apa hidup itu? Mau dibawa kemana hidup itu? Saya tak pernah memikirkannya sampai sejauh itu. Mengapa?

Karena dari dulu saya selalu memandang hidup itu sederhana saja: “Sebuah Permainan” Namanya bermain, ya kita harus menikmati setiap detik permainan itu. Menikmati setiap kemenangan, menikmati setiap kekalahan.

Ada yang menyebutnya “Pasrah”, saya menyebutnya “Ikhlas”.

Ada yang menjulukinya “Celebrating Life”. Saya menyebutnya “Mensyukuri Hidup”.

Namanya bermain, ya kita juga harus menghargai permainan itu. Menghargai sang pemenang, menghargai sang pecundang, menghargai aturan permainan, dan yang tak kalah penting, menghargai Sang “Game Master”, sang Pencipta permainan.

Kenapa? Soalnya akan ada saatnya ketika Sang “Game Master” akhirnya meniup peluit panjang, tanda permainan harus berakhir.

Ada yang menyebutnya “Mati”.

Saya menyebutnya “Awal Dari Hidup Yang Sebenarnya”

Ya, memang ini mungkin tidak menjawab pertanyaan yang dikirim kawan saya via sms tadi. Jujur saja, saya tak tahu harus menjawab apa. Akhirnya smsnya saya balas begini:

“Kenape luh?”

.. dan permainan pun berlanjut..


Actions

Information

6 responses

28 07 2005
Dini

Simple, khasnya bang Jaf banget deh!🙂
Setuju bang…
“Hidup itu untuk apa dan mau dibawa kemana ya?”
Hidup = proses = berusaha dan berdoa
Mau dibawa kemana = akherat dong

28 07 2005
paulus

untuk hal begitu, saya biasanya cuma jawab

“hari gini masih mikir hal begituan?”

he he he

28 07 2005
zuki

Bagaimana kalau begini:

Hidup ini untuk semata-mata untuk berbakti dan menyembah Tuhan Yang Maha Kuasa …
🙂

29 07 2005
Uyet

yang jelas, hidup adalah sebuah pilihan…

merdeka !!

Om didi petet, kok ndak ada kabar ke sby segh.. udah ato ndak jadiy.. hiks… Mie ayamnya udah tak booking plus rombongnya tuw! :))

29 07 2005
JaF

Dini: Emang yang khas saya itu kayak apa?
“Hidup = proses = berusaha dan berdoa
Mau dibawa kemana = akherat dong “

Akhirnya kata2 ini yang saya sms ke kawan saya itu. SImple tapi kena hehe

Paulus: Maunya sih nulis begitu. Mungkin “Kenape luh?” itu juga maknanya sama kali ye..

Pak Zuki: Persissss!!!

Uyet: Piye kabare awakmu, rek? Hidup memang pilihan. Jadi pilihanmu opo?

Aku udah ke SBY, tapi cuma beberapa jam. Habis itu balik ke Malang lagi.. Aku sempet kontak, tapi HP mu kayak’e lagi hiatus, kayak blognya.. hehe

Makasih udah mampir, kawan2.

24 07 2006
gerry

hikss…saya selalu memikirkan apa yg ditulis oleh sang penulis sms tsb. Selalu dan itu setiap hari, ga pernah ada jawaban…karna saya tidak “ikhlas” atau tidak “mensyukuri hidup”, saya jg tidak tahu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: