Pada Suatu Pagi Hari

6 04 2005

Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang bertanya kenapa.

Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk memecahkan cermin membakar tempat tidur. Ia hanya ingin menangis lirih saja sambil berjalan sendiri dalam hujan rintik-rintik di lorong sepi pada suatu pagi.

Sapardi Djoko Darmono, 1973

Teriring pesan: Siapapun yang masih menyimpan dua kaset karya Musikalisasi Puisi Sapardi, pinjem doooong, please… Syukur bisa di copy ke cd. Saya ganti deh..


Actions

Information

3 responses

9 04 2005
vivianty

ngenes gitu atuh..

13 05 2005
tatyana

Gimana kalo gak perlu cari2 lagi yg emang dah gak ada? How ’bout the new one ;p ?

8 08 2007
Tata "Duet Imoet"

hiks.. hiks.. puisi SDD keren banget..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: