Di “BAN” Aja..!

22 03 2005

Ada sebuah fenomena -kalau tak bisa disebut mitos- di kalangan para Gaptek-ers (baca:gagap teknologi-ers) bahwa kalau ada peralatan elektronik yang rusak, langkah pertama adalah guncang-guncang alat tersebut. Kalau terlalu besar untuk diguncang, pukul-pukul dengan tangan atau di gebuk kalau perlu. Seringkali cara ini terbukti berhasil memulihkan peralatan itu dari kerusakan.

Nah, sebagai seseorang yang selalu bangga akan ketidak-gaptek-annya, saya selalu menolak menggunakan cara kuno itu. Bukankah itu malah merusak. Apalagi alat elektronik sekarang banyak menggunakan chip yang sangat sensitif. Karena itulah, ketika Nokia 9210i kesayangan saya jatuh dan menyebabkan beberapa tombolnya tidak berfungsi, saya memilih untuk menghubungi Nokia Service Center. Saya pun membuat janji untuk membawa HP saya itu besok siang agar dapat diperbaiki dengan cara yang beradab. Tentu saja saya harus siap uang, karena masa garansinya sudah habis.

Singkat cerita, beberapa jam yang lalu saat baru tiba dari kantor, HP saya itu tanpa sengaja jatuh terbanting ke lantai ketika saya baru mengeluarkannya dari dalam tas dan it tiba-tiba lepas begitu saja dari genggaman tangan saya.

Di luar dugaan, HP itu berfungsi kembali seperti sediakala. Semua fungsi tombol-tombolnya kembali pulih, kembali mulus..

“Apa gue gue bilang..? Harus di BAN* dulu. Jangan buru-buru ke tukang servis. Kayak orang kaya aja luh!” Ini kata kawan saya waktu ia saya hubungi dengan HP itu sekalian mengecek apakah alat itu masih berfungsi atau tidak.

Hehe.. Bahkan seorang Bill Gates pun mungkin belum pernah dengar istilah di BAN.

__________________

* Di BAN = di BANTING


Actions

Information

5 responses

22 03 2005
YNa

hihi, jd inget adegan di pelm jaman dulu klo lagi dpt telpon trus keputus pasti pencet2 (apa namanya yah).. itunya deh.. tau kan pak? *pliss tau dunk.. hehe..

tipi Na yg merk ‘Oke’ (tua bgt kan), skr klo gambarnya mengecil pasti bagus lg setelah dipukul-pukul bag atasnya😀

23 03 2005
Anonymous

Sayapun sampe sekarang suka main tepuk-tepuk entah TV entah monitor. dan ini menurun pada anak saya, Danial.

-maknyak-

23 03 2005
JaF

JaF to Yna: Mencet apa? gak tau.. hayooo… mencet apa hayooo.. hehe

JaF to Maknyak: udah ada yang jadi korban tepukannya, Mak?

24 03 2005
sa

klo abis dibanting trus diinjek, jadi bijimana donk.

24 03 2005
vi3

heheehee… kek monitor vi3 aja neh… kalo error mesti vi3 pukul2 dan emang bener lagi.. kasian padahal ya monitornya.. pasti pusing’eun..

eh jadinya kapan ke banyuwangi? *gag sabar ketemu seleb*😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: