Indon

26 01 2005

Seorang teman yang kebetulan berkunjung ke studio mempertanyakan sebutan “Indon” untuk mengacu pada orang Indonesia. Sebutan itu sudah cukup awam di Malaysia dan Singapura. Namun si teman itu protes karena katanya sebutan “Indon” itu adalah panggilan penghinaan. Persis seperti sebutan “Yankees” di Amerika atau sebutan “bule” untuk orang barat di Indonesia. Indon, tambahnya, adalah sebutan untuk para TKI.

Hehh… Bagi saya ini bentuk nasionalisme yang konyol sekonyol konyolnya. Konyol karena justru jadi merendahkan para TKI yang juga warga Indonesia. Memangnya ada masalah apa dengan para TKI? Saya juga TKI, kok !

Saya lebih salut sama orang Amerika yang nggak marah disebut Yankees. Padahal sebutan Yankees itu punya sejarah yang memalukan. Tapi mereka nggak marah. Malah kata itu diabadaikan dalam salah satu nama klub baseball terkenal di New York. Orang bule di Jakarta juga nggak marah disebut bule. Malah jadi nama cafe terkenal di Jakarta..

Mungkin sudah waktunya kita belajar untuk mentertawakan diri sendiri.

“Nyantai aja lah, mas…!” atau kalau orang melayu bakal bilang “Rilek lah, beb..!


Actions

Information

4 responses

5 04 2005
Fairy Mahdzan

Hi Jaf, salam kenal. Saya baca komentar anda ttg perkataan ‘indon’, quite an alternative view, malah terkesan santai and memang cukup “rilek beb!”. I like your positive attitude. Saya juga ada tulis tentang penggunaan perkataan itu di Malaysia. Mungkin Jaf tertarik untuk membacanya.

19 07 2005
iwan

Wah cool, saya setuju pendapat anda, terutama yang mengatakan TKI itu orang Indonesia juga.

Saya sebagai orang Indonesia, merasa itu salah satu problem orang Indonesia, kurang bisa mentertawakan diri sendiri, bahkan kurang bisa bercermin.

Lucunya kalau sesama teman sendiri hal itu sering dilakukan (“wah bodohnya gue”, hehe makanya kalau punya temen orang Indonesia seru) Tetapi kalau sudah ke international atau bahkan antara golongan, pride nya keluar tanpa mengaca diri sendiri.

19 09 2007
lelono

menurut saya sebenarnya penghinaan bukan terletak di sebutan untuk para TKI, tapi masalahnya gak ada negara di dunia ini yang bernama indon.

apakah pernah wartawan kita pernah menulis judul berita di media massa dengan menyingkat malaysia dengan malay, mala, jablay
singapura dengan singa, singap
atau amerika dengan amrik, yankess

ini masalah tulisan bung, lama2 indonesia ditulisnya cuma “i” doang

17 03 2010
arieprawira

hahaha betul-betul-betul (kayak upin) betul seharusnya kita juga menghargai para pekerja yang sebutannya TKI, nah padahal gaji mereka disana lebih tinggi dari di Indonesia sendiri kenapa harus malu ya…………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: