Nostalgia Disket ‘Ewer-Ewer’
18 04 2008
Sekotak disket di pojokan rak buku yang berdebu karena lama tak terjamah, menghadirkan kembali kenangan masa lalu. Mungkin sekarang tidak banyak yang tahu benda apa itu disket karena makin sedikit komputer yang dilengkapi pembaca disket.
Kalaupun ada yang tahu, mungkin yang terlintas di kepala adalah benda tipis dari plastik berukuran 3,5 inchi dengan kapasitas 1,44 Mb. Padahal media penyimpan data itu dulu ukurannya lebih besar, yakni 5,25 inchi bahkan sebelumnya ada yang berukuran 8 inchi atau seukuran buku tulis. Ukurannya pun lebih tipis sehingga mudah ‘melambai’ atau ewer-ewer istilah kita dulu. Karena itulah ia di sebut floppy alias lemas. Lengkapnya floppy disk. Read the rest of this entry »
Comments : 17 Comments »
Categories : Gombalisme



Mengikuti berita tentang
* Sebuah Ulasan Film Yang -maaf- Tidak Ada Intelek-inteleknya.
Berita basi mungkin, tapi baru tahu kalau ada situs berita baru yang namanya
Pemerintah baru-baru ini mengeluarkan peraturan yang intinya membuka peluang bagi pembukaan hutan lindung, diantaranya untuk kegiatan pertambangan, dengan biaya sewa sekitar 300 perak per meter persegi per tahun. 300 perak! Apa artinya? Konon ini artinya sama dengan melicinkan jalan bagi musnahnya 900 ribu hektar hutan lindung di seluruh Indonesia. Anda bisa baca informasi selengkapnya
Dua kata pada judul di atas saya ‘pinjam’ dari istilahnya 













Recent Comments