Gila!
4 06 2008Sore yang masih menyisakan panasnya yang kurang ajar, duduk di sebelah supir angkot yang mulutnya kayak bak sampah, mengakses berita-berita terbaru melalui ponsel: Ada orang-orang saling menyerang-mulutnya menyebut kebesaran Allah tapi di sorot matanya seperti ada iblis, ada orang sabet-sabetan dengan samurai di Mall-darah dimana-mana, ada orang jotos-jotosan berebut kekuasaan-tidak terima kekalahan dalam perlombaan memperebutkan kursi penguasa yang empuk
“Heh.. Dunia tambah gila !”
Sementara di perempatan jalan, ada orang yang menurut norma hidup layak disebut gila karena tidur pulas di pinggir jalan dengan pakaian yang nyaris sewarna dengan trotoar jalan yang kotor berdebu. Padahal siapa tahu Tuhan sebenarnya menganugerahkannya kegilaan sehingga ia tidak gila dengan segala kegilaan yang tengah terjadi ini.
Jadi teringat tembangnya Om Lennon dan kawan-kawan..
Everybody seems to think I’m crazy,
I don’t mind, I think they’re crazy,
Running everywhere at such a speed,
Till they find, there’s no need,
There’s no need…(The Beatles, I’m Only Sleeping-Revolver Album, 1966)
Yeah.. there’s no need . Jangan-jangan kita juga sedang tertidur dan mimpi dikelilingi orang-orang gila.. atau jangan-jangan kita yang gila ? ![]()
Comments : 20 Comments »
Categories : Gombalisme


Sekotak disket di pojokan rak buku yang berdebu karena lama tak terjamah, menghadirkan kembali kenangan masa lalu. Mungkin sekarang tidak banyak yang tahu benda apa itu disket karena makin sedikit komputer yang dilengkapi pembaca disket.
“Jadi Pengusaha Kaya? Harus Siap Miskin”. Begitu judul kolom opini di majalah gratisan “Info Kawasan” yang mengaku media komunikasi bulanan kawasan Bojong Kulur, Cikeas, Cibubur dan Jati Asih. Majalah itu saya pinjam dari si mamang tukang dagang di kedai Bakso Koboi di seberang Pasar Pocong, Villa Nusa Indah, sebagai pengisi waktu menunggu pesanan terhidang.
Lain Padang Lain Belalang kata orang, maka Lain Lubuk Pasti Lain Ikan. Hallah sok nyeni. Padahal saya cuma mau cerita soal bagaimana kita memaknai sebuah kata. Tadi malam waktu memeriksa kotak surat, seperti biasa brosur-brosur bertumpuk. Nah, salah satunya adalah brosur jualan kasur yang mereknya bikin ketawa: Tempur! Kata mas
Saya tengah dalam proses membenahi kategori blog ini yang sudah mulai acakadut, ketika muncul ide untuk membuat kategori baru yang terinspirasi dari pola ngeblog seorang blogger idola saya. Saya menyebut kategori baru itu Gombalisme. Apakah gombalisme itu? Seperti namanya, ia terinspirasi dari blog milik 














Recent Comments