Logika Dalam Soal Ulangan Umum

23 06 2008

Ulangan umum sudah usai. Waktunya bagi rapot sebentar lagi. Bagi seorang ayah yang anaknya baru mau (Insya Allah) naik ke kelas dua Sekolah Dasar, ini jelas peristiwa besar buat saya. Saya sendiri tipe orang yang tidak perduli soal ranking atau nilai, karena buat saya yang terpenting adalah proses, bukan hasil akhirnya. Dan salah satu bagian penting dari proses itu adalah logika berpikir. Bagi saya, tanpa menghargai proses, institusi pendidikan hanya akan melahirkan robot-tobot kecil bagi bangsa ini.. Naudzubillah..! Amit-amit..!

Nah, justru karena itulah pikiran jadi terganggu ketika saya menelusuri kertas-kertas ulangan umum Tuan Putri Kecil saya yang sudah dibagikan oleh guru, lengkap dengan hasilnya. Saat itu saya sedang membolak-balik lembar ulangan umum yang dikeluarkan oleh otoritas pendidikan pemerintah daerah sebuah kabupaten di Jawa Barat ketika  menemukan beberapa soal yang menurut saya sangat aneh. Coba lihat soal-soal berikut ini dan katakan apa saya yang aneh atau soal ini yang aneh.. Read the rest of this entry »





Indonesia Bisa?

21 05 2008

Ya pasti bisa, pak! Coba ingat-ingat! Sudah berapa kali kenaikan BBM dilewati? Berapa krisis terlampaui? Berapa kali bencana dahsyat terjadi? Semua bisa di lewati. Bisa!!! 

Tapi kok ya bisa-bisanya ya bapak-bapak sekalian lupa? Ketika bapak mengimbau aksi pengiritan energi karena situasi ekonomi dunia tengah memburuk, ditambah pula dengan rencana kenaikan BBM yang katanya perlu agar orang miskin tidak mensubsidi orang kaya, kok bisa-bisanya ada acara besar-besaran di Senayan dengan peserta ribuan orang dan tata cahaya dan suara yang megah? Itu biayanya bisa untuk ngasih BLT ke berapa orang ya, pak? Kok bisa-bisanya ada pawai 30 ribu motor keliling Jakarta? Berapa liter bensin dibuang, pak?

Oke, mungkin tujuannya untuk membangkitkan semangat persis seperti dulu, 100 tahun lalu ketika orang-orang hebat itu pertama kali memperkenalkan konsep Nasionalisme kepada bangsa ini! Tapi kan memperingati momen bersejarah itu tidak perlu dengan bermewah-mewah.

Lagipula, percaya deh pak. Dari dulu kami sudah bisa, sudah bangkit semangatnya. Kalau tidak, pasti kami sudah mati kelaparan!

:’(





Bocah 10 Ribu Dolar

2 04 2008

fian.jpgMengikuti berita tentang bocah 9 tahun yang kabur dari rumah membawa uang orangtuanya sebesar 10 ribu dolar, jujur saja hal pertama yang terpikirkan di kepala saya adalah: kenapa juga si bocah harus beli Play Station, handphone dan mainan lainnya? Kenapa bukan iMac 17 inch dengan sistem operasi Leopard, iPhone atau kamera DSLR Nikon D1? Sepuluh ribu dolar, gitu loh! Bukan dolar Singapura apalagi dolar Malaysia pastinya.

Tapi cukup dengan sekali mengejapkan mata dan setelanan air liur saja, bayangan benda-benda ‘laknat’ (laknat karena tak terbeli hehe..) itu langsung hilang dan beralih ke kehidupan nyata saya sebagai orang tua dari seorang anak yang usianya hanya berselang satu tahun dengan si bocah itu. Read the rest of this entry »





Bersama KAMI Bisa!

15 03 2008

bisa.jpgPemerintah baru-baru ini mengeluarkan peraturan yang intinya membuka peluang bagi pembukaan hutan lindung, diantaranya untuk kegiatan pertambangan, dengan biaya sewa sekitar 300 perak per meter persegi per tahun. 300 perak! Apa artinya? Konon ini artinya sama dengan melicinkan jalan bagi musnahnya 900 ribu hektar hutan lindung di seluruh Indonesia. Anda bisa baca informasi selengkapnya di sini, karena kali ini saya ingin lebih fokus pada reaksi berbagai kalangan masyarakat terhadap peraturan ini.

Semuanya diawali oleh LSM Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, WALHI, yang kemudian menggelar kampanye yang unik. Idenya sederhana saja: Kalau memang pemerintah butuh tambahan uang dari hasil penyewaan hutan itu, maka ketimbang jatuh ke tangan pertambangan yang berpotensi merusak hutan lindung, LSM itu lantas mengajak rakyat untuk mengumpulkan dana guna ikut menyewa hutan-hutan tersebut agar dapat terus dilestarikan. Hasilnya? Luar biasa. Dalam waktu singkat mereka kabarnya berhasil mengumpulkan uang sekitar 1,4 milyar rupiah lebih untuk menyewa lebih dari 15 ribu hektar hutan. Read the rest of this entry »





Daeng Basse

3 03 2008

di pusaramu
kuletakkan seikat tanda tanya
terbungkus koran hari selasa
bergambar mahasiswa di kotamu
sedang asik perang batu

Bekasi, 02 Maret 2008

*Untuk Daeng Basse (almh) dan Bahri (alm) serta segerombolan anak muda yang katanya generasi penerus, harapan bangsa, pembela rakyat kecil…..





Pembacaan dan Musikalisasi Puisi Sapardi Djoko Damono

8 02 2008

sdd2.jpgCatatan: Sekedar meneruskan undangan dari Mbak Reda, seorang kawan baik yang sering dikenal dengan karya-karya musikalisasi puisi Pak Sapardi Djoko Damono. Sebuah undangan acara pembacaan dan musikalisasi puisi karya Pak Sapardi Djoko Damono tanggal 14 dan 15 Februari nanti di TIM. Ya agak menghina rasanya kalau saya katakan acara ini dalam rangka menyambut Valentine’s Day, karena seorang SDD tidak perlu momen seperti itu hehehe.. Ayo ketemuan di sana yoo.. Saya insya Allah datang tanggal 15 Februari sekalian mengenalkan si Tuan Putri Kecil pada karya-karya SDD. Dia sendiri suka sekali dengan ‘Gadis Kecil’ yang sudah di musikalisasikan oleh Reda dan Nana..

Sebagai penghormatan atas pencapaian dan dedikasi Sapardi Djoko Damono di bidang sastra, Pusat Kesenian Jakarta akan menyelenggarakan acara bertajuk ”Puisi-puisi Cinta Sapardi Djoko Damono”. Acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Februari 2008, jam 20.00 di gedung Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Read the rest of this entry »





Selamat Tukar Kalender :)

31 12 2007

Ada yang melaluinya cukup dengan melihat angka penanda waktu berganti atau sekedar menukar kalender di dinding. Ada juga yang menjadikannya perayaan besar-besaran seolah besok dunia mau kiamat.

Belum lagi berlembar-lembar resolusi, janji, niat dan keinginan kita proklamirkan meski tak jarang pula lembaran-lembaran itu masuk ke tempat sampah satu demi satu.

Lantas kenapa kita tidak pernah bosan mengulangnya kembali dan kembali dan kembali? Bisa jadi karena ia selalu tak pernah lupa apalagi bosan membawakan kita satu hal:

Harapan!

Selamat tukar kalender kawan-kawanku tercinta. Jangan bosan meraup harapan-harapan baru atau memperbaharui harapan lama. Karena suatu hari, suatu saat, harapan itu akan mewujud jadi kenyataan, Insya Allah :)

jafsignature.jpg





Sendok Bengkok

5 12 2007

Benar-benar lagi kurang kerjaan. Iseng-iseng bikin video sulap dengan sendok bekas makan malam.. Nggak percaya ya nggak apa-apa, percaya ya salah sendiri. Orang iseng kok dipercaya hahahaha… 





My Name Is Policeman!

1 12 2007

picture-3b.jpgDetikcom kemarin menurunkan sebuah cerita menarik yang dipicu oleh sebuah video di Youtube yang sudah dipasang sekitar 2 bulan lalu. Video itu sendiri menggambarkan dua turis Kanada yang lagi liburan ke Bali. Ketika sedang naik motor (sepertinya motor sewaan), mereka ditangkap polisi. Apesnya, si turis tidak bisa menunjukkan SIM nya dan -maaf- bisa ditebak, jadi UUD (Ujung-ujungnya Duit) deh.  

Ketika dikonfirmasi ke Pak Sisno Adiwinoto, Kadiv Humas Polri, dengan enteng beliau bilang video ini bisa jadi dimanipulasi dan direkayasa dengan tujuan mendiskreditkan dunia pariwisata di Bali. Ah, agaknya Pak Sisno sudah belajar banyak untuk menganalisa gambar video dari ‘pakar telematika’ yang sering dipercaya kepolisian untuk mengungkap berbagai kasus terkait IT itu ya. :) Tapi ya sudahlah, itu urusan polisi kok. Kan katanya mereka profesional? Saya sendiri lebih tertarik untuk cerita soal video itu sendiri yang bikin saya tertawa ngakak. Read the rest of this entry »





Indomie Makanan Pokok Nigeria? (UPDATED 01/01/08)

29 11 2007

n507532096_460683_306.jpgCatatan: Silahkan scroll ke bawah untuk update terbaru posting ini.

Apa?? Indomie dianggap makanan pokok orang Nigeria? Kurang ajar! Harus diganyang juga nih kayak si Malingsia hehehe..

Ok.. ok.. seriously. Orang Nigeria ternyata memang menganggap Indomie sebagai makanan pokok mereka. Ini gara-gara saya menemukan sebuah group diskusi di Facebook yang bertajuk Indomie Noodles Appreciation Society dengan anggota -sampai saat saya tulis artikel ini- mencapai lebih dari 7 ribu orang. Awalnya saya pikir ini pasti ‘ulah’ orang Indonesia. Ternyata salah besar! Orang yang pertama memulai group diskusi ini namanya berbau Afrika. Di dalamnya juga saya menemukan banyak nama-nama Afrika yang usut punya usut ternyata banyak orang Nigeria. Sebagai pencinta Indomie, saya penasaran dan kemudian encoba mengusut lebih jauh. Hasilnya? Gila.. Menarik banget! Read the rest of this entry »