Ya Allah! Terengut rasanya jantung ketika subuh ini saya harus mengedit sebuah berita dari wires. Sebuah berita dari tanah air tercinta bertajuk ”More than 20 die in Indonesian charity queue crush” yang sejak malam tadi sudah mewarnai pemberitaan berbagai media dunia. Nyawa-nyawa itu harus melayang demi 30 Ribu Rupiah.. Sebuah peringatan buat saya dan mungkin anda bahwa masih banyak yang harus kita lakukan di negeri kita ketimbang sekedar bicara … :’(

Inna Lillahi Wa Inna Illahi Raji’un ………
*sumber gambar: Kompas










sedih bacanya…, sedemikian terpuruknya rakyat sehingga meregang nyawa demi beberapa rupiah yang mungkin bisa didapatnya dengan bekerja?
Mental gratisan juga berperan?
Miris ngeliatnya Kang…bagi-bagi uang..apapun bentuknya (zakat,promo,kampanye) menyenangkan buat mereka yang berduit..dan jadi dilema buat mereka yg tidak punya..
I believe bukan mental gratisan. If I’m that old and poor, I’ll get in line. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi ini.
[...] gambar diambil dari: kompas dan blog mas Rane [...]
jadi inget himbauan menteri agama untuk menyampaikan zakat lewat lembaga zakat mal. lha gimana mau jalan, di semua sendi masyarakat dijangkiti penyakit korup.
akhirnya ya begini.
sungguh sedih rasanya mendengar berita ini, dan saya tidak bisa berkata apa2 kang…
hanya Tuhan yang tau siapa yang patut bertanggung jawab… innalilahi wainailaihirojiun….
Iya kapan tuh liat di tv pas ada yg diinje dan meninggal. Duit 30ribu rupiah ditukar nyawa..Moga-moga itu yg pertama dan terakhir.
inget jaman dulu saat masih pake celana pendek – ngejar2 layangan yang notabene harga nominalnya gak lebih dari 25 perak, meresikokan diri hampir tertabrak kendaraan lewat sebab tanpa lihat kanan-kiri nyebrang sruntul begitu..
mungkin hampir sama dengan tragedi bagi2 sedekah ini, dimana banyak rasio yang dibutakan oleh si jumlah lembaran nominal ini. Moga2 kita semua senantiasa diberi akal agar bisa menimbang-nimbang sebelum nimbrung..
*niat yang baik tidak disertai dengan tindakan yang benar*
Mereka mati demi 30 rebu rupiah. Sementara Sang WakYat mo Piknik ke Europe! Hebring WakYat!