Orang bule menyebutnya home untuk membedakannya dengan house. Apapun namanya, ketika kita tengah jauh darinya, apalagi menjelang lebaran begini, sering ia dirindukan. Kalaulah hidup ini sebuah browser internet ya gampang saja, tinggal pencet gambar rumah di deretan menu atas.. klik! beress! Tapi ini hidup nyata. Di sini tak sedikit yang sampai harus berjuang keras membuat rencana dari jauh-jauh hari agar bos, kawan sekantor dan yang terpenting, dewi rezeki (ditambah ketersediaan tiket pesawat, kapal laut, kereta atau bis) semua berpihak pada kita, supaya kita bisa meng ‘klik’ home saat lebaran. Selamat berjuang ya, kawan-kawan..
Kalau boleh tahu, apa arti home buat anda? Buat saya, ia berarti sebuah tempat dimana kita bisa merasa nyaman, merasa betah.. Itu saja. Ada satu cukilan lirik lagu yang buat saya selalu berhasil menggambarkannya dengan tepat:
I’m going to the place where love and feeling good don’t ever cost a thing. And the pain you feel’s a different kind of pain. (Chris Daughtry, Home, 2006)
..dan entah kenapa, pagi ini saya rindu sekali pada home itu. Ah, mungkin karena suasana mendung yang menggelayut di atas kota Singa pagi ini. Mendung yang selalu berhasil menyodorkan rasa sepi yang nyelekit
Jadi, apa arti home buat anda?











Pertama!
Alhamdulillah, tahun ini saya dan keluarga akan merayakan Lebaran di Jakarta, setelah tahun lalu merayakan Lebaran di Singapura.
That is, provided that the Hari Raya falls on Saturday. Karena kita akan terbang ke Jakarta hari Jum’at malam (malam takbiran versi kalender). Kalau pemerintah memutuskan Lebaran pas hari Jum’at, saya bisa miss shalat ied karena di Singapura, lebaran tetap sesuai kalender (hari Sabtu).
JaF: ..that depends pak.. Pak Indra ikutan Muhammadiyah apa NU apa MUI apa MUIS? hahaha
Home buat saya adalah dimana berkumpulnya keluarga saya, terserah aja mo dimana. Yang penting tenang, bisa ngobrol dengan santai dan ga ada beban. Walau saya sebenarnya ga terlalu dekat dengan keluarga, tapi tetap aja rasa itu terus ada. Jadi kangen saat-saat diskusi ma bapak di rumah (house) nih hehe.
btw, Bang JAF tau aja ma Daughtry….masih ngikutin perkembangan musik generasi muda ini? Daughtry ma Nickelback, band favorit saya akhir-akhir ini.
JaF: Gak terlalu ngikutin sih. Daughtry saya cuma suka yang Home aja.. itu juga gara-gara nonton American Idol hehe
Buat saya home lebih pada tempat dimana bisa kumpul ama keluarga, cerita ringan dengan canda tawa meski hanya di meja makan sambil makan bareng keluarga.
Tempat dimana aku bisa menjadi ratu dikamar sendiri tanpa ada yang mengganggu.
Tempat bisa buat nangis tanpa malu meski diintip sama adik tercinta daripada diintip sama temen.
Tempat bertengkar yang seru tapi cepet juga baikan….
Tempat makan gratis dan nggak ada restoran manapun yang bisa gantiin masakan mama dan si mbok
Buat saya home adalah tempat yang paling menyenangkan, paling cocok buat istirahat, makan, tidur, tapi juga tempat yang paling banyak menguras energi saya bila pembantu lagi gak ada (seperti saat ini:))
Home ayah dan mama yang ada di kotapinang juga adalah tempat yang paling saya rindukan setiap saat. Gak tau kenapa keinginan untuk terus berkunjung kesana sepertinya gak pernah abis, walau harus kehilangan banyak waktu, energi dan juga doku…he…he…
Lebaran kali ini gak mudik, karena menurut undang2 yang tidak ditandatangani ama bunda dan ayah, taun ini lebarannya di tg pinang di kampungnya ayah. Kalo dari Batam cuma 1 jam naik ferry sentosa ato baruna, jadi mudik dengan paket hemat gitu.
Home.. tempat saya merasakan indahnya suatu keluarga…
Kalo lagunya Michael Buble cocok tidak?
“Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm
Maybe surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know”
Home is sort of cozy place, tempat kita merasa nyaman bersama orang2 terdekat yang kita cintai dan sayangi.
Abang sendiri nggak pulang ke Indonesia?
JaF: Sepertinya enggak Don.. Anak saya yang mau mudik ke tempat lahirnya disini hehehe
Rumah, adalah tempat di mana saya bisa mengatakan, SAYA PULANG…
Maybe, there’s a world where you don’t have to run
And maybe, there’s a time we call our own
Living free in harmony and majesty
Take me home, take me home
Maybe – Thom Pace
home adalah tempat yang paling nyaman di dunia. dan home vi3 itu di Banyuwangi. buktinya meski vi3 dah hidup dimana2 tempat, kalo vi3 balik ke Banyuwangi, vi3 ngerasa betah dan bobot vi3 kalo di Banyuwangi akan selalu meningkat. Jadi inget kalo dulu SMA, liburan ke Banyuwangi, mesti kalo pulang ke Bandung, bobot vi3 naek 5 kilo… Padahal Bandung khan surganya makanan, harusnya lebih gemuk kalo di Bandung daripada di Banyuwangi,
Home sweet Home lah pokoknya…
btw, mudik ga pak?
JaF: Enggak Vi. Si tuan putri kecil yang mau mudik tahun ini ke kampung kelahirannya hehe
Rumah terindah adalah my catasthropic room… Yah you know, lah… kan kita pernah serumah…
JaF: serumah, tapi tidak seberantakan kamarmu tho.. kekekekk..
Ketika aku gembira maka aku paling senang berbagi disana
Ketika aku sedih maka kesanalah aku berlari
Ketika aku merasa sesak disanalah aku bisa bernafas lega
Ketika aku merasa nyaman disitulah dia berada
rumah adalah tempat cinta berada, tempat kita menjadi bagian di dalamnya..
Rumah adalah tempat kita membagi cinta kita yang paling besar sebelum bisa mencintai dunia sekeliling……
JaF: Ah, komennya indah-indah dan mengharukan. Makasih kawan2.. Selamat berpuasa dan selamat menikmati nyamannya ‘rumah’ masing-masing.. GBU..
ho~oh negh,,
kangen bget ma rumah,,
gene negh nasibnya Lo jadi nak kost’n,,
huhuhuu T.T
skrg berbuka dan sahur kgak bisa Lg nikmatin yg namanya masakan rumah,,
oiya, om jaff,,
mesenggernya kren euy,,
d’tunggu negh cerfet or noveL terbarunya